Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Di dalamnya terdapat sekitar belasan pil kecil berwarna cokelat tua sebesar biji kedelai. Arka menuangkan dua butir ke telapak tangannya sebelum menutup kembali botol tersebut. “Buka mulutmu.” Kali ini Akari langsung menurut tanpa ragu sedikit pun. Ia bahkan nyaris merebut pil itu dengan rakus, seolah tubuhnya sudah tidak sanggup menunggu lebih lama lagi. Dua pil langsung ditelan.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Sembari merebus Ari-Ari, yang sudah dicucinya. Sembari menunggu rebusanya matang. Atika segera mengupas Kelapa kering, Yang Ia dapat juga dibelakang rumah Yuni tadi. Kali ini Ia akan memasak Kari Ari-Ari. Dan mungkin rasanya lebih lezat dibanding Gulai. "Sebaiknya aku memasaknya tidak perlu pedas. Karna Yuni kan baru lahiran. Takutnya malah dia tidak mau memakannya." Gumam Atika.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Tuan Tiran

Istri Tawanan Tuan Tiran

Dia bagaikan ninja yang sangat terlatih untuk menghindari musuh dengan membuat dinding sebagai pijakannya. DORRR! DORRR! DORRRR! Akari juga melayangkan tembakannya pada sosok yang sudah dia ketahui bukan bagian dari timnya. Tiga tembakan yang dilepaskan Akari membuat dirinya menghindar. Satu tangannya melepas kasar penutup kepala yang sempat dia ambil dari salah satu penyusup yang berhasil dia taklukkan.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Kakak Tiri Rasa Pacar

Kakak Tiri Rasa Pacar

Kabir menggebrak meja sembari bangkit dari kursi menatap nyalang Ari. “Bir ... udah, Bir.” Fuji menarik tangan Kabir agar kembali duduk. Adelia sama paniknya, khawatir Caffe ini dijadikan ring tinju oleh Kabir untuk menghajar Ari karena tidak terima sahabatnya dijelek-jelekan. “Ayo, Ri… kita pergi!” Adelia menarik tangan Ari keluar dari Caffe. Ari sih senang-senang saja, dia menganggap kalau hal tersebut adalah salah satu bentuk perhatian Adelia padanya.
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai akari kaise
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Maranta Karoshi
smua cerita mu kan lead male nd femalenya selalu berakhir dgn skidipapap nih thor.. tp mslhnya 2 tokoh utama di kisah inikan abng adek tiri.. mrk bisa ttp bersatu kah dgn status mrk sperti itu ??? atau malah gak brjodoh (yah males bgt kalo kaya gini kisahnya)
Meilia
jujurly q suka sama bbrpa karya author kayak kisah mama rena sama papa Andra.... jadi q ngikutin sampe crita anak cucunya , cm makin kesini q agk kecewa sama female lead ny, karena dg mudah ny nyerahin mahkota ny cuma karena alasan male lead ny ganteng ..q tau ini fiksi, tp kyk g trima aja ..
Baca Semua Ulasan
Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!

“Mau pesan apa, Kak?” Akira baru mau membuka mulut, tapi Azka sudah mendahului dengan suara ceria, “Azka mau es krim STROBERIIII!” Arka langsung angkat bicara, nada tegasnya menyita perhatian, “Nggak. Kamu batuk.” Azka cepat membantah, “Azka nggak batuk. Tuh.” Ia berusaha batuk palsu, tapi suara yang keluar malah terdengar parau dan serak, seperti ayam tersedak.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

"Acar... pakai madu?" "Belum selesai," Kaelen memotong dengan cepat, napasnya memburu seolah ia baru saja menyelesaikan pertempuran sengit. "Acar madu itu... harus dimakan dengan ikan asin yang digoreng garing. Sekarang. Aku tidak bisa berhenti memikirkannya, Thalassa. Rasanya lidahku akan meledak jika tidak memakannya detik ini juga."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Aksara

Aksara

Leara menggeleng kepalanya guna mengusir semua pikirannya tentang Aksara tadi. "Ra, lo kenapa?" Tanya Aksara yang sudah datang dengan berbagai obat di tangannya. "Enggak kok, gapapa" Jawab Leara tersenyum "Okeh, sekarang gue obatin luka lo dulu biar gak infeksi" Cowok itu sudah berlutut di depan Leara, dan mulai membersihkan luka Leara menggunakan alkohol terlebih dahulu. "Sshh" Ringis Leara begitu alkohol menyentuh lukanya, dengan lembut Aksara mengobati sambil sedikit meniup luka Leara agar tidak terlalu perih.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Isinya hanya enam kata. [Kak, aku kedinginan. Tolong selamatkan aku.]
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

"Akan segera aku cari," "Kemarilah!" tawar alkemis cantik dan Akara mendekat perlahan. "Masuklah ke dalam kuali!" lanjutnya dan Akara tanpa basa-basi langsung melompat. Pakaiannya melebur di udara, tapi segera tertutupi uap bercahaya dan menyisakan kepalanya saja.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
A different soul 2

A different soul 2

balas Arka dengan enteng dan masih memeluk Keyra dengan nyaman. “Gue gibeng lu lama-lama” ucap Keyra dengan kesal. “Kasar lu jadi cewek, heran gue kok bisa gue cinta sama elu. Lu kasih gue pelet apa? Jawab lu” ucap Arka dengan sorot mata penuh selidik. “Pelet makanan ikan! Udah lah capek gue debat cermat sama lu terus” balas Keyra dengan sewot.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai akari kaise
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status