Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah

Patah

Manggala masuk, membalas salam ala kadarnya lalu terdiam. Manggala menyapu pandangannya ke seluruh penjuru. “Aku mulai semuanya dari Aksara.” Manggala berjalan perlahan lebih masuk ke tengah ruang. “Aplikasi yang pertama aku buat memang Papyrus, tapi aku mulai dari Aksara.”
1028.8K viewsCompletedAdded to Library 806 Times as aksara 4
Read
+Library
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Bab 4512 Aku tidak bercanda!
1041.5K viewsOngoingAdded to Library 912 Times as aksara 4
Show Reviews (10)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nickie
izin promosi: judul: kehidupan kedua pangeran author: nickie yang suka cerita regresi, misteri, menyelamatkan keluarga dan bumbu romance bisa dicoba baca di sini... saya tunggu sarannya ya untuk perbaikan ke depan
Read All Reviews
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

“Batu sialan! sudah 40 hari aku disini, tapi tetap saja tidak bisa mempelajarinya,” umpat Asgar yang prustasi dengan simbol aksara pada batu prasasti. “Aku yang bodoh, apa kakek tua itu yang bodoh? Jelas-jelas aku tidak dapat membaca hurufnya, bagaimana aku dapat memahami mantra dari prasasti ini,” Asgar terus mengutuki Resi Weling Sarupa di dalam hatinya.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as aksara 4
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia menulis Kapten Arya, dan dirinya sendiri bukan sebagaimana mereka seharusnya, tapi sebagaimana mereka ingin. Ustadz Faris berdiri di tengah, kitab Asal-Usul Pesantren di dadanya. Tapi kini, halaman terakhir mulai bergerak. Kosong itu bergelombang. Dari situ muncul huruf-huruf yang tak pernah digunakan. Aksara lama, sebelum Arab, sebelum Latin, sebelum struktur. “Apa itu?” tanya Lena pelan. “Bukan huruf,” jawab Ustadz Faris. “Itu... suara. Yang pernah diucapkan tapi tidak pernah ditulis. Suara Pendiri Pertama.”
2.7K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as aksara 4
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Arsha, Niskala, Rhea dan Rawa sudah berkumpul sejak pukul sepuluh pagi, rasa hangat dari cahaya mentari telah menyelimuti permukaan kulit mereka nyaris di setiap inci. Empat buah tanda nama berukuran tiga puluh kali sepuluh sentimeter yang terbuat dari potongan kardus telah selesai mereka rangkai, tanda nama pertama bertuliskan Antariksha Bumisakti dan nama jurusan tanpa sedikit pun hiasan. Tanda nama kedua dihiasi gambar cangkang kerang berwarna kebiruan milik Niskala Kirani Alnair. Sebuah emotikon senyum menghiasi tanda nama ketiga milik Rhea Ananditha, sementara tanda nama terakhir yang dipenuhi gambar ikan dan terumbu karang berbagai warna di tiap sudutnya adalah milik seorang pemuda ber
9.93.5K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as aksara 4
Read
+Library
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

Tantri merasa heran. "Kamu. Itu dari tatapan kamu. Tatapan kamu itu polos. Jadi siapa pun bisa mengetahuinya. Saya nggak apa-apa kok. Beneran," ucap Arsaka memantapkan hati dan menutupi hal yang sebenarnya. Ia mengangkat tangannya dan membentuk huruf V dengan dua jarinya sebagai bukti konkret. "Bagaimana kalau besok?" usul Tantri kemudian.
9.833.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as aksara 4
Read
+Library
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Panggung yang sama untuk pementasan sebelumnya. Baruna Aksara. Harusnya menjadi nama yang bagus jika yang menyandangnya bukan laki-laki itu. Laki-laki yang sejak pagi hanya bisa marah-marah sambil mengatur peserta makrab. Mungkin, tidak sepenuhnya keliru dia bernama Baruna Aksara yang berarti lautan kata-kata. Terbukti, mulut laki-laki itu memang tidak pernah berhenti meluncurkan kata-kata.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as aksara 4
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

kata Aska berbalik meninggalkan tempat Cira. “Wuiih udah ada kemajuan nih kayaknya. Selamat ya.” goda Ara. “Selamat? Ulang tahun aku udah lewat, tahun depan aja ngucapinnya lagi.” “Bukan ulang tahun. Hubungan kamu sa-ma As-ka.” kata Ara dengan suara keras menjelaskan dengan Rinci. Hingga membuat orang di dalam kelas terdiam. Semua pandangan beralih pada mereka yang sedang membicarakan Aska.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as aksara 4
Read
+Library
TERPAKSA MENIKAH

TERPAKSA MENIKAH

Yeara mendecak, kenapa gak direal life pun sama saja, tetap irit bicara. Yeara = Nanti sore jemput yah? Aksara = Y Yeara = Jangan lupa nanti malem Festival lentera Aksara = Y Yeara = Yaudah aku mau balik ke kelas nih Aksara = Y Setelah selesai chat dengan Aksa, Yeara pun pergi ke kelasnya, sungguh Yeara tidak bohong badannya terasa lemas sekarang. "Hai you! Yeara Billyana!"
2.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as aksara 4
Read
+Library
SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

Part 12a "Aksara, jangan berani mengangkat suara padaku!” Aksara membungkukkan tubuhnya tanda memberi hormat. “Aku minta maaf, Pa. Aku pamit pulang dulu,” ujarnya dengan nada suara lebih rendah, ia tak ingin ayahnya lebih murka. Lelaki muda itu langsung beranjak hendak meninggalkan ruang kerja sang ayah.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as aksara 4
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status