Bahagia Yang Kupilih
Aya kehilangan segalanya dalam suatu pernikahan. Pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan justru meninggalkan luka yang tak mudah disembuhkan. Bertekad mengubur masa lalu, ia memilih memulai hidup baru dan perlahan membangun kembali hidupnya. Namun, masa lalu tak selalu bersedia tinggal di belakang.
Saat masa lalu kembali datang, masih mampukah Aya mempertahankan kebahagiaan yang telah dipilihnya?