Rumah Tanpa Sosok Papa
Semua itu disimpan bukan untuk diingat-ingat lagi, tetapi untuk mengingatkan diri sendiri bahwa aku pernah meninggalkan sebuah pernikahan tanpa cinta dan berhasil menyelamatkan diriku sendiri dan Susan.
Susan jarang menyebut nama Ronaldo lagi. Ketika dia datang berkunjung, Susan akan bersikap sopan. Dia menerima hadiah, mengucapkan terima kasih, dan kembali melanjutkan kehidupannya sendiri.
Suatu hari, Susan bertanya kepadaku, "Ma, apa aku boleh jatuh cinta pada seseorang suatu hari nanti?"
Jantungku langsung terasa sesak. Aku berlutut dan memeluknya erat. "Tentu saja boleh. Tapi ingat, sebelum kau mencintai orang lain, kau harus mencintai dirimu sendiri dulu."