Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Orang-orang bertanya apa yang membuat ayah menjadi seperti itu? Ibu tak pernah berani mengusir ayah, meskipun ayah lupa, tapi ada seberkas cinta yang masih tertinggal. Fira melihat ibu saat malam datang, diam-diam mengelus ubun ayah ketika ia tertidur di lantai. Fira paham, ada sebuah nama yang lahir diam-diam, nama itu adalah ‘rindu.’
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Entah karena sudah jelas terpampang di depanku tubuh indah Rindu atau memang hujan gerimis mendukung suasananya. Tapi aku terus menghilangkan perasaan itu. Dalam benakku Rindu baru saja sembuh. Kasihan nanti kalau dia malah kesakitan bila aku melakukannya. “Dek Rindu bangunlah sayang, walau bukan untuk aku. Setidaknya bangunlah untuk Ayah dan Ibumu. Mereka begitu rindu akan senyuman dan tawamu seperti biasanya.”
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

beber Bu Wiyah. Dewi tersenyum setiap memandang foto-foto di dalam album itu. Dengan mata yang terus saja mengembun, berulangkali dihapus, tetap saja mengembun lagi. Ada rasa rindu yang tak berbalas. Yah, rindu yang paling menyakitkan adalah saat merindui mereka yang telah tiada. "Biyah, siapa nama Ayah? Ayah Dewi orang mana aslinya? Apa Biyah tak punya alamatnya, atau mengenal orang yang tau alamat keluarga Ayah?" tanya Dewi.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

"Sampai ketemu lagi, Rindu. Kalau main ke rumah, ajak ibu kamu juga." "Ibu sudah di surga, Kak. Aku cuma saya ayah sekarang," kata Rindu. Senyumnya lenyap, tapi wajahnya tidak terlihat sedih. "Ooh, maaf," ujar Wuri. Tentu saja Wuri terkejut. Rindu masih kecil dan sudah kehilangan ibunya. Malang sekali. "Bye, Kak." Rindu membalikkan badan, dia menggandeng ayahnya. Rudy masih sempat menoleh ke arah Wuri, kemudian berjalan menjauh.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Aku bukan anak kecil yang tak boleh kena air hujan. Nayla tersenyum singkat, dia menggelengkan kepala sambil mengelap sisa air hujan yang masih menempel di rambutnya. "Hujannya nggak terlalu lebat kok, biasa saja. Lagian juga hujannya masih air, bukan hujan batu. Bukan masalah kok." Nayla bersuara lembut. Alunan musik dari musisi lokal di ruang tengah begitu mengasyikkan. Salah seorang musisi yang sedang memainkan piano mengangkat tangannya. Arif membalasnya kemudian mengacungkan ibu jarinya. Nayla paham betul dengan isyarat yang diberikan Arif. Hal itu berarti perintah untuk memainkan lagu kesukaan Nayla, yaitu 'Always on my mind'. "Masih belum bosan dengan lagu itu?" Nayla membuka percakap
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Sunyi tebal menggantung. “Gue utang nyawa sama lo,” ujar Ardan pelan. “Sekali lagi, lo ada buat Naya ketika gue nggak ada.” Elric mengangguk, menunggu punchline. “Tapi…” Ardan mendekat, menatap lurus seperti menembus dada. “Apa yang sebenarnya lo rasain ke adik gue?” Elric terpaku. Pertanyaan yang selalu ia hindari… akhirnya tiba.
10752 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

tenggorokanku tercekat kala aku menyebut nama yang begitu aku rindukan Tes Air mataku sudah tak terbendung dan mulai menetes membasahi pipiku. Sebuah tangan tampak membelai halus bahuku "Sya kamu kenapa? Ko malah disini?" tanya Dimas saat berada di sampinku "Kamu nangis!" tanya Dimas lagi "Saat aku masuk kerumah ini bayangan Ayah dan Bunda kembali muncul di fikiranku dan sosok mereka sangat aku rindukan" ucapku
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
KAU RUJUK AKU MERAJUK

KAU RUJUK AKU MERAJUK

"KALIAN PEMBUNUH! BERHENTI! JANGAN KUBUR SUAMIKU!" "Ibu." Rindu menggigit bibir. Kakinya mematung. Kesedihan karena kehilangan ayah, ditambah harus melihat kesehatan mental ibunya yang semakin memburuk membuat gadis remaja itu begitu tertekan. "Eyang." Rindu langsung memeluk Mbok Ti saat wanita tua itu mengelus punggungnya. Tangisnya pecah saat berada dalam dekapan wanita yang dia panggil eyang.
10134.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Pepi Arastya
Karakter Hanin ... Perempuan biasa yg kuat, ibu yg baik utk Dipta sang anak, sayang keluarga, pinter cari duit. Kisah Hanin ini benar-benar menyentuh. Peluk sayang utk Hanin dan si kecil Dipta. Sukses slalu utk author ...⚘⚘
RATNA SARIDEWI
Bagus cuma anehnya dan agak maksa itu gilanya Sita kok jadi salahnya Hanin, dia yang jadi pelkor salahnya Hanin, dia yang bertengkar bakan ditalak lagi sama suaminya salah Hanin, urusan pekerjaan rusak salah Hanin,mpokoknya salah Hanin dah
Baca Semua Ulasan
Legenda Tiga Pahlawan

Legenda Tiga Pahlawan

"Baiklah, mari kita kunci rapat topik tentang mereka berdua. Sekarang... mari kita bicarakan tentang nasib kita sendiri. Kau telah menahanku di tempat asing ini untuk kurun waktu yang sangat lama... Apakah kau tidak pernah berpikir bahwa diriku juga memiliki rasa rindu yang teramat mendalam terhadap rumahku di seberang sana?" Mendengar kata 'rindu rumah', binar mata Kadan meredup, digantikan oleh pancaran kesedihan yang teramat pekat. "Aku... aku sangat merindukan tanah kelahiranku. Aku merindukan pelukan ayahku, dan aku merindukan canda tawa dari saudara-saudara kandungku. Rasa rindu yang tertahan di dalam dada ini... terkadang memberikan rasa sakit yang teramat menyiksa batin setiap kali m
10962 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Istri Kecilku Bos Mafia

Istri Kecilku Bos Mafia

ucap Rain lirih. Di samping rasa haru karena merindukan sosok sang Ayah yang cukup lama ditinggalkannya, Rain seakan menemukan tempat ternyaman untuk mengadu, mencurahkan segala kesedihan yang ia bawa dari kota kelahirannya. "Ayah juga merindukan putri kecilku. Menangislah, jika dengan menangis membuat hatimu menjadi lebih baik.” jawab sang Ayah pada anaknya.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai aku rindu almarhum ayah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status