Amarahku Memuncak Ketika Bekal Anakku Dirampas
Wovieandmesh kamaleng jangan rubah takdirkulirik tak mampu lupamama aku ingin pulanglirik memori berkasih
Tiba-tiba ada seseorang yang menandai aku di grup orang tua murid.
[ Papa Reno, aku lihat setiap hari bekal yang kamu bawa untuk anakmu kelihatannya mewah sekali. Mulai besok, bawakan satu porsi juga untuk putriku. ]
[ Aku bukan mau minta gratis. Aku bayar 20 ribu per hari. Kalau dihitung sebulan, kamu malah bisa dapat untung lumayan. ]
Melihat pesan di layar, aku hanya merasa ini benar-benar tidak masuk akal.
Anakku sangat pemilih soal makanan dan juga memiliki alergi yang cukup parah. Semua bahan makanannya aku minta orang membelikannya langsung dari daerah asal lalu dikirim lewat jalur udara.
Biaya satu kali makannya saja sudah lebih dari sejuta, sekarang malah ada yang ingin membelinya h