Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Allah…terima kasih. Luar biasa sekali perjalanan hidupku hingga di titik ini. Terima kasih telah menguatkan bahuku. Terima kasih telah mempertemukanku dengan orang-orang baik. Terima kasih telah mempertemukanku dengan belahan jiwaku. Terima kasih telah menyembuhkan luka dan membuat hidupku penuh tawa. Terima kasih telah menyajikan pelangi selepas badai dalam hidupku. Terima kasih…
998.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

Tangannya gemetar, tapi wajahnya tegar. "Ibu pernah bilang, kalau yang paling indah dari hidup bukan bagaimana ia dimulai, tapi bagaimana ia diakhiri. Dan Ibu mengakhiri hidup ini dengan tenang, dengan damai, dan dengan cinta." Angin sore meniup pelan. Dan dunia pun tetap berputar. Tapi kini, satu jiwa telah benar-benar kembali ke pelukannya sendiri.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Memang menyulitkan sekali menjadi hidupnya sekarang ini. To Be Continued... terima kasih banyak sudah menunggu cerita ini.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

tanggap Rara. Lelaki itu tertawa kecil, “gak papa…ayo jawab.” Rara mengangkat bahunya, “mungkin gue berharap hidup gue bahagia.” “Itu harapan semua orang ya…” lelaki bertopi itu kini fokus menatap kendaraan berlalu lalang. Rara mengangguk sebagai jawaban. “Sebentar lagi hujan kayanya,” kata lelaki itu.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

"Aku nggak berjuang saat mereka menekanku. Aku terus mengalah dan berkompromi, terlalu lembut pada orang yang menyakitiku. Aku begitu bodoh." "Baiklah, kalau ada kehidupan setelah ini, apa yang kamu inginkan?" "Aku ingin di kehidupan selanjutnya, aku hidup tanpa beban, bersih dan bebas. Benar-benar hidup untuk diriku sendiri." Tuhan berbisik lembut, "Semoga di kehidupanmu yang akan datang, kamu bisa lebih egois." Dengan cepat, masa lalu itu berputar di depan mataku seperti sebuah film. Aku sekilas menyaksikan seluruh hidupku, dan setelah putaran terakhir, semua gambar-gambar itu lenyap begitu saja.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Kamulah Jodohku, Alyana!

Kamulah Jodohku, Alyana!

Aku bertemu Tuan Nathan. Bagian selanjutnya ditulis dengan tulisan tangan yang lebih indah, seolah senyum lembutnya ikut mengalir di antara baris-baris kalimat. [Saat menulis bagian ini, aku baru sadar bahwa beberapa bulan terakhir ini adalah masa terbaik dalam seluruh hidupku.] [Tidak perlu merasa kasihan padaku. Hidup tidak lepas dari penyesalan. Selama pernah bahagia, pernah tertawa, maka hidup ini layak dijalani.]
1064.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Bukan dengan balas dendam, tetapi dengan kebahagiaan yang murni dan cinta yang tulus. Ia bersyukur pada perjalanan panjang itu, perjalanan yang mengajarkannya bahwa Seumur Hidup Itu Lama, dan ia telah memilih untuk menghabiskan sisa hidupnya dalam damai, diratukan oleh pria yang tepat.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Bertanggung Jawablah, Bos Arogan!

Bertanggung Jawablah, Bos Arogan!

"hidupmu jauh dari kata menyedihkan, beb! Kau sedang jauh melambung tinggi di langit, orang bilang hidupmu 100, perfect." "Kalau hidupku 100, aku tidak akan banting tulang kepala jadi kaki, kaki jadi kepala, kerja terburu-buru dari Jumat sampai hari Sabtu non stop! Terus ke Minggu sampai tiba dini hari!"
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

Kemarin engkau masih ada disini Bersamaku menikmati rasa ini Berharap semua tak kan pernah berubah Bersamamu Bersamamu Kemarin dunia terasa sangat indah Dan denganmu merasakan ini semua Melewati Hitam-Putih hidup ini Bersamamu Bersamamu Kini, sendiri disini Mencarimu, tak tahu dimana Semoga tenang kau disana
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai alangkah indahnya hidup ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status