Menjadi Tawanan Rubah Tampan
Allard berlutut, gerakan yang begitu sempurna dan penuh martabat hingga membuat Kaisar sedikit condong ke depan.
"Siapa kau, orang asing yang memiliki aura ksatria sehebat ini?" suara Kaisar menggelegar, memenuhi aula.
"Hamba adalah Alaric dari perbatasan Barat, Yang Mulia," suara Allard terdengar jernih, tanpa getaran ketakutan sedikit pun. "Keluarga hamba telah musnah dalam perang. Namun, pedang ini masih haus akan pengabdian. Hamba datang untuk mempersembahkan nyawa dan kekuatan hamba bagi Sayap Utara."
Hot Chapters