Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balasan untuk Adik Tak Tahu Diri

Balasan untuk Adik Tak Tahu Diri

Eh, sebentar, kenapa Kak Dina jadi perhatian begini? “Tidak apa-apa, Kak,” jawabku akhirnya. “Lan, Kakak mau ngomong, nih. Sebenarnya sudah lama, tapi kamu sibuk terus.” Iya, karena badanku rasanya sakit semua. Jadi, hari aku memutuskan untuk meliburkan kegiatan ekskul anak-anak di sekolah. “Ngomong apa, Kak?” Jujur, sebenarnya, aku juga mau ngomong.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

"Nggak. Kan di sini pulangnya rombongan." Karena di sini mayoritas murid datang dan pulang sekolah jalan kaki, makanya ketika ada ekstrakurikuler mereka selalu pulang rombongan meskipun nantinya mereka berpisah di setiap persimpangan jalan. Kadang kalau ada mobil pickup yang lewat, mereka sering nebeng untuk menghemat waktu, apalagi bagi murid yang rumahnya sangat jauh selain itu jalannya yang sangat tidak memungkinkan, alias harus melewati jalan perkebunan dan pesawahan yang kalau menginjak sore hari, nuansanya jadi mencekam. "Pulang bareng sama gue ayo! Sekalian gue mau ke rumah Emin."
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

"Sebentar lagi ada turnamen basket, aku ditunjuk jadi ketua timnya. Jam ketiga dan keempat sampai istirahat mau latihan." Grace lekas memandang Yvan penuh selidik. "Ditunjuk atau mengajukan diri?" "Ya, ketahuan deh," desah Yvan. "Kelas A 'kan sudah tidak diwajibkan ekskul, kamu kok gencar banget sih ikut begituan? Apa tidak capek, bukannya lebih baik banyak-banyak belajar buat persiapan ujian? Nanti yang ada kamu tidak lulus. Kan mampus?" Grace sudah mulai menunjukkan gejala mengomel.
1046.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Pengawal itu mengelus dadanya sendiri. Hari mulai beranjak sore. Semua pelajaran telah diikuti oleh Aya. Namun, sebagian siswa belum bisa pulang, termasuk juga Aya dan dua temannya. Tiga sahabat gaje itu mengikuti ekskul cheerleader walau sudah kelas tiga tidak ada larangan asal bisa bagi waktu.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Please Let Me

Please Let Me

Sekarang Vanilla bingung bagaimana cara untuk melupakan keduanya. “Guys! Tumben banget nih gua mau bolos les matematika. Ajak gue main, dong!” ucap Zavier yang merupakan pemain ekskul basket bersama Ravi. Ia berharap teman-temannya mengajaknya pergi karena ia jenuh dengan lesnya. “Kita ke timezone. Gas?” sahut Zayn yang sama-sama dari ekskul basket. “Kalau bisa jangan ke tempat mall. Temen ibu gue suka ngelaporin kalau keluyuran di mall,” keluh Zavier.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
IF CLASS

IF CLASS

ujarnya menanggapi cuitan Bu Wily. “Aku gak ngerti aja why Kepsek gak langsung drop out mereka aja setelah diajak lari pagi kaya waktu itu,” sahut Bu Rena si guru bahasa inggris. “Iya juga sih. Tapi di sisi lain, gak baik juga kita banyak ngeluarin siswa. Kalau mau mengeluarkan ya harus semua. Kalau cuman dua atau tiga orang tetap aja bibit-bibitnya masih numpuk di kelas XII -F.”
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Oh, My Grim

Oh, My Grim

Semua orang mulai bangkit dari posisinya dan berbondong-bondong pergi menuju pintu keluar. Dan memang benar. Situasi di luar gedung jurusan sangatlah ramai. Para kakak kelas begitu semangat menawarkan kepada setiap mahasiswa baru untuk mampir ke stan mereka masing-masing. “Hei, kayaknya lo cocok di tim pecinta alam deh. Ikut gue bentar yuk!” “Eh, ngga kak, makasih,” tolak Chloe seramah mungkin. Chloe ditawari dan dibilang cocok untuk masuk ke ekskul pecinta alam? Naik tangga asrama sampai lantai empat saja paru-paru dan kakinya sudah meronta-ronta, apalagi naik gunung?
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
The Fallen Servants of Allah

The Fallen Servants of Allah

kata Aizha. “Ya sudah, silakan. kalau hanya surat permohonan maaf, gak apa-apa,” kata Ummi Shaqira. Aizha dan Ummi Shaqira pun kembali berjalan. 'Maaf, Aizha. Ummi gak bisa bilang kalau sebenarnya Abi kamu mau meniadakan ekskul panah di sini. Ummi khawatir tekad kamu jadi hancur,' kata Ummi Shaqira.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Sleep With My Enemy

Sleep With My Enemy

Mereka tak saling bicara selama perjalanan singkat itu. Hujan turun semenjak pelajaran terakhir. Kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat outdoor ditiadakan dan murid-murid pulang lebih awal tak sesore biasanya. Di dalam kelas, Ciara diam-diam mengirim chat ke nomor Igo. Dia menanyakan bagaimana cara mereka pulang bersama agar tidak ketahuan teman-teman satu sekolah.
9.818.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Dilla dilawan
seru yah ngeliat para besan ini kompak. apalagi kolab masak sampe2 masakan rumah makan padang pindah ke rumah mereka.... kadang kan kl besan2an ini suka saling ga mau kalah ya kan. duh mama nya igo bikin hati mama cia makin resahkan. yg udah kepikiran jd makin kepikiran. andai dia tau kl suaminya...
Kania Putri
bener banget urusan Steven mending serahkan sama igo kamu cuma duduk manis aja. eh ampun abis kelar makan full tenaga dia anuan astaga kentang amat sih mana udah bugil gitu lanjut gak ya??? tapi masih penasaran tega banget tuh Hartono menghiasi mama Wina kurang bersyukur kamu astaga, keplak juga nih
Baca Semua Ulasan
Aku Bukan Pembantu

Aku Bukan Pembantu

Disekolahkan, dibelikan sepatu, seragam, tas juga ponsel dan laptop untuk menunjang kegiatannya saja sudah lebih dari cukup. "Ayo, kalau ada nanti aku bantu," kata Rishi. "Apa ekskul di sini wajib?" tanya Andini ingin tahu, sedari awal ia tidak pernah ditanya akan hal ini, baik Aruna maupun Clara, asisten Aruna yang selama ini membantunya hanya menyebutkan nama-nama kegiatan tersebut. Rishi menggeleng. "Nggak juga." "Nanti aku tanyakan ke Mas Dhika dulu," kata Andini akhirnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai alasan untuk keluar ekskul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status