Satu Atap
“Yaelah, Vin. Ini minimarket, bukan hutan. Nggak ada penculik juga kali sampai harus ditemenin rame-rame segala.”
Vira spontan noleh ke arah Rakha, matanya membulat dengan ekspresi nggak terima. “Ih, apaan sih Ra! Nyebelin banget. Emang salah ya kalau sekalian belanja bareng? Biar rame aja kali, seru gitu.”
Rakha pura-pura cuek, tangannya masukin ke kantong celana. Langkahnya sengaja lebih cepat, ninggalin mereka berdua di belakang. “Yaudah, suka-suka lo deh.”
Hot Chapters