Jawaban yang Terlambat
Alexa merogoh tas tangannya, mengeluarkan sebuah amplop putih berisi surat pengunduran diri yang sudah ia cetak menggunakan fasilitas di apartemen Randu tadi pagi.
"Aku kemari untuk pamit, Mbak Sari, Farel," ujar Alexa tenang. "Aku mengajukan resign mulai hari ini."
"Hah? Resign?" Farel membelalak tak percaya. "Kamu baru kerja berapa hari, Lexa! Kenapa mendadak begini? Ada masalah dengan tim, atau karena Pak Randu?"
Sari juga tampak sangat terkejut.
"Alexa, kamu yakin? Proyekmu kemarin dipuji banyak orang. Sayang sekali kalau keluar sekarang."