Istri Kedua Om Bara
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau, Kevin, dengan putri saya, Anastasya putri Mahedrata binti Albara Mehendarata, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai."
"Saya terima nikahnya Anastasya putri Mahedrata binti Albara Mahendrata dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."
Kata-kata itu terucap, menandai dimulainya sebuah ikatan yang dibangun di atas fondasi kebohongan dan dendam. Tasya tersenyum sekaligus menangis, campuran senang dan teharu karena akhirya telah resmi menikah dengan lelaki yang ia cintai. Kevin, di sisi lain, tampak puas. Matanya berkeliling ruangan, mencari sosok yang tak hadir di sana: Keira.
Sikat na Kabanata