Merajut Asa
"Maksudnya?"
"Tindak kekerasan itu pada dasarnya adalah interaksi saat satu orang berperilaku kejam, kasar, merendahkan, atau menyerang orang lain. Bentuknya tidak hanya fisik, tapi dapat berupa psikologis atau emosional. Pelaku membuat konsep diri korban menjadi negatif. Jadi ... ketika pasangan memaki, mempermalukan, menghina, mengintimidasi, baik saat berdua maupun di depan orang banyak, itu bisa dikategorikan psychological abuse, tanpa harus ada kontak fisik. Ini adalah prediktor kekerasan fisik, tinggal tunggu waktu saja dari psychological abuse menjadi physical abuse," jelas Agnes. Ia kembali menuangkan teh ke cangkir Jovita yang sudah kosong.