Racun Mertua
Sesaat aku merasakan sakit pada tubuhku sekaligus rasa pusing dikepala.
"Mau melihat apa? Melihat saya? Ini," ucapnya sembari menghidupkan saklar lampu, seketika aku mencipitkan mata, pandanganku silau. Perlahan aku memperhatikan sekeliling ruangan. Tampak banyak poster perempuan yang sedang 'dinikmati' sekaligus 'dilukai' terpampang disana sini. Lalu pandanganku beralih pada lelaki dihadapanku. Wajahnya oriental, sama sekali bukan turunan luar seperti yang ku bayangkan. Dia menyeringat melihatku yang ketakutan. Dia psikopat. Matilah aku, tamatlah hidupku ditangannya.
Tiba-tiba lelaki gila itu mendekat, lalu mulai melucuti pakaianku dengan kasar.
Bab Populer