Antidote
Dahi Anna semakin mengerut, terheran karena tidak biasanya Victor menebengnya, malahan dia yang menebeng Victor.
“Oh.. iya boleh.”
“Oke, tunggu aku sebentar ya. Lima belas menit lagi aku ke parkiran.”
“Baik, Kak.” Ucap Anna kemudian memutuskan panggilan itu.
Jika biasanya Anna akan bersorak riang, kali ini dia tampak tenang dan memilih untuk mengalihkan perhatiannya pada layar handphonenya. Bukan sosial media yang dibukanya, kali ini dia memilih untuk kembali masuk ke situs Be The Match mencari pendonor baru yang terdaftar di situs tersebut. Di scrollnya dengan pelan dan dibacanya dengan teliti semua informasi di sana, namun belum ada update terbaru dan itu membuat Anna kembali menghela nafa
Bab Populer