Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unknown

Unknown

Radit penuh dengan kepastian. Aku hanya tersenyum datar dan menatap kosong ke depan. Apa ini? Apakah perang besar akan segera dimulai dalam hidupku? Aku sudah mempunyai hidup yang cukup rumit, tolong jangan ditambah lagi. Aku menghembuskan nafas gusar berkali-kali, Radit yang melihat tingkah anehku terlihat kebingungan. Moodku benar-benar hancur pagi ini, aku hanya butuh tempat tidur.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as anxious
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Rasa pahit dan sedikit asamnya selaras dengan rasa hatinya sekarang. Yogi duduk di pojok ruangan sembari melihat ke luar. Dadanya terasa kosong. Pernyataan Alisya beberapa menit yang lalu benar-benar membuatnya blank. Ia tahu, Alisya bukan tipe perempuan yang suka basa-basi. Ia selalu serius dengan kata-katanya.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as anxious
Read
+Library
Obsessed

Obsessed

“Aku nggak berhak ngatur kamu. Aku tahu.” Alina menunggu. “Tapi kalau kamu nyaman sama Maro… kamu bisa bilang.” Ada sesuatu dalam suara Lingga yang berbeda. Bukan marah. Tapi takut. Alina mengerutkan kening. “Kamu pikir aku lagi apa?” “Aku nggak tahu.” Alina menarik napas panjang. “Maro baik. Dia nggak bikin aku pusing. Nggak bikin aku takut.”
963 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as anxious
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

(Alhamdulillah, jaga yang benar ya, kalau ada apa-apa, temui si Anto, dia ahlinya itu) (Bang, Montok keknya mau melahirkan) (Cepat panggil si Anto, aku belum bisa datang) (Bang, sudah lahir, Alhamdulillah selamat) (Alhamdulillah) Iseng-iseng kucoba balas. (Montok stres karena apa?) ting, terkirim. (Kata si Anto sindrom baby blues) Wah, siapa si montok ini, apa suami sudah main gila, punya istri di tempat lain? "Bang, Siapa si Montok?" tanyaku pelan sambil berusaha menahan emosi. "Si Montok?" Alis suami menyatu. "Aku kurang montok apa, Pah?" kataku lagi seraya menunjukkan HP-nya. Dadaku sudah bergemuruh, akan tetapi kucoba tetap tenang.
1041.9K viewsCompletedAdded to Library 920 Times as anxious
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthus6bole
Derrick menjelaskan sambil menarik nafas berulangkali mengusir kegelisahan dihatinya. Sean mengerutkan kening. "Jangan bertele-tele paman, kau tahu aku tidak menyukai itu." begitu dingin nan menusuk kalimat yang terlontar dari bibir Sean. Dia sudah seperti menyiapkan diri dengan kabar selanjutnya.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as anxious
Read
+Library
Fake

Fake

Laura mendekati sumber suara karena rasa kepo luar biasa yang dimilikinya. “Shen, ayolah jangan kayak gini. Aku ngerasa serba salah jadinya, kamu ngertiin posisi aku dong.” Ayana mencoba menautkan jemari mereka berdua, tapi Shena menghindar. Gadis hitam manis itu mengerut menunjukkan wajah sedihnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as anxious
Read
+Library
Rasa

Rasa

00 siang. “Wih, Abian semangat ya! Jangan lupa Bismillah. In Sya Allah lancar, yuk bisa,” ucap salah satu temannya menyemangati Abian. Punggung belakang Abian merasakan tepukan halus dari tangan sang teman. Abian tak bisa fokus. Rasa takut dan gugupnya, membuyarkan segalanya. Bahkan ia tak mendengar jelas apa yang temannya bicarakan tadi.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as anxious
Read
+Library
Greedy

Greedy

teriaknya. "Arghh ... " Ia menggebrak dan mengacak-acak mejanya. Kertas, buku, pena, dan segala yang berada di atas meja terlempar dan terjatuh. Ia benar-benar merasa cemas. Pikirannya dipenuhi dengan kebimbangan dan jengkel. Apa motif orang misterius tersebut mengirim semua ini? ***
Hot Chapters
105.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as anxious
Read
+Library
Me And My Dad

Me And My Dad

seru Ojan yang tampak panik “Telepon kak Annan!” seru Anees dengan wajah khawatirnya. *** Bersambung ***
109.8K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as anxious
Read
+Library
Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya

"Baik-baik aja gimana? Kamu lagi ada masalah? Cerita aja, Sha." Shanum terdiam. Wanita itu tidak ingin membuat Zayn cemas. Namun, sepertinya Shanum juga membutuhkan seseorang untuk berbagi beban. "Nggak tahu kenapa, tiba-tiba perasaanku nggak enak. Dari tadi aku terus gelisah, tapi aku nggak tahu alasannya apa," ungkap Shanum dengan wajah frustrasi. "Kamu lagi mikirin apa? Pasti kamu lagi kepikiran sesuatu sampai-sampai kamu jadi nggak tenang gini, kan?" tebak Zayn.
9.2183.7K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as anxious
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status