Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LazuardiBianca
Bagi pembaca setia, stay tune terus ya ... karena cerita ini akan segera menuju akhir dan nantikan karya-karya Bian selanjutnya. Pssttt ... sedikit bocoran nih, bakal ada sequel dari cerita ini di karya selanjutnya. Jangan sampai ketinggalan ya ...
Farla
Keren K'Bian, kangen banget! Udah lama nggak baca karya kakak sejak menghilang dari Wat*pad. Bahasanya bagus, alurnya teratur dan yang paling keren tuh berasa lagi nonton drakor. Ada kala sweet, sedih plus lucu. Jjang .........
Read All Reviews
Alice

Alice

Alice sangat bosan, dia tak ingin berada di posisi ini. Alice mengambil handpone nya dan membuka W******p menghilangkan rasa bosan nya. Inti Angle Wing! Aurisat | Woy gue bosen nih! Gathanjing | Sama gue juga! Markas kuy, Niacup | aku lagi jagain adek, gak boleh keluar Aurisat | alah, buang aja adek lo. Nyusahin amat Alice Setuju nih gue|
105.9K viewsOn holdAdded to Library 141 Times as anxious
Read
+Library
Difficult

Difficult

Azka membuka suara yang diangguki mereka bertiga. Tangan mereka masih saling menggenggam satu sama lain, dapat terasa ketakutan dari genggaman tangan mereka. Azka menghembuskan nafas panjang, memiliki tugas yang besar. Permasalahannya sendiri belum selesai, masih ada beberapa panggilan yang harus dipenuhinya, cepat atau lambat semua orang bisa melihat wajah Wulan dengan sangat jelas. “Gugup?” tanya Azka menatap Wulan lembut, jawabannya hanya diam “Bunda nggak jahat kok.” Wulan hanya mengangguk “Kamu bisa berbagi sama aku tentang apapun, aku suami kamu.”
6.7K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as anxious
Read
+Library
Pelayan Angkuh Kesayangan Tuan Muda Obsesif

Pelayan Angkuh Kesayangan Tuan Muda Obsesif

Namun, ancaman mengenai gaji tadi membuatnya mengurungkan niat. Akhirnya Val hanya membalikkan badan, mengepalkan kedua tangan di sisi tubuh, lalu mengeluarkan jeritan gemas tertahan. “Ughhh!” Ya, hanya dengan cara ini Val bisa sedikit meredakan kekesalannya. Daripada ia memaki lagi lalu dianggap tidak sopan dan memberi pria itu alasan untuk tidak menggajinya. Asnah yang sejak tadi menyaksikan pertengkaran kecil mereka akhirnya tidak mampu menahan tawa.
262 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as anxious
Read
+Library
Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Perasaannya kini berangsur membaik, tetapi tidak dengan dada Devan yang berubah panas melihat interaksi dan perhatian Ryan pada wanitanya. Tangan lelaki itu sampai terkepal kuat menahan, agar lahar di hatinya tidak meluber. Sedetik kemudian Devan tersadar bahwa penderita Anxiety Disorder tidak boleh memikirkan hal berat. Perlahan ototnya mengendur. Bibir kakunya sebisa mungkin ia tarik ke belakang untuk menenangkan Parveen. "Kalau Anda tidak bisa, tidak masalah. Nanti bisa kita atur lagi," ucap Devan tersenyum kaku.
10128.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as anxious
Show Reviews (16)
Read
+Library
Khusnul Tikwati
Kalau aku jadi syakila, udah aku obra abrik pesta pertunangan kamil dan mengatakan pada tamu undangan kalau kamil cuma seorang pembohong dan penipu. biar tahu rasa ksluarga itu. lanjut ya ka. jangan lama² updatenya
Harun Zaki
sudah baca sampai selesai, tapi ceritanya masih menggantung. ada beberapa yang belum tuntas 1. bagaimana kelanjutan kasus yang menimpa Maharani dgn suaminya 2. kelanjutan keluarga Kamil 3. happy ending tokok utama dalam cerita ini
Read All Reviews
Pelampiasan Pria Angkuh

Pelampiasan Pria Angkuh

"Gua gak jualan narkoba atau melihara tuyul, kok. Gak usah terlalu takut deket-deket sama gua." Vianca terperanjat, dengan malu dia berkata, "Maaf, Mas! Aku akui, aku takut secara berlebihan saat lagi sama Mas Zeva." Zeva mengerutkan alis. Setelah itu malah terkekeh lalu berkata, "Takut berlebihan artinya phobia. Emang lo phobia sama gua?" "Bu-kan gitu juga maksudnya." Vianca mulai panik, dia merasa sudah menyinggung Zeva.
1010.9K viewsOngoingAdded to Library 304 Times as anxious
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Aku masih menunggu Carissa melanjutkan penuturannya. Dia bersandar di batang pohon sambil menyilangkan tangan. “Salah satu hal yang membuat dia marah karena ketakutannya sendiri.” Dahiku mengernyit. “Takut? Kenapa takut?” “Sejak memiliki perusahaan sendiri, Elaine jadi perempuan yang maniak dalam hal pekerjaan, Adrian. Kamu pasti sudah bisa melihat hal itu darinya. Dan bagi Elaine, kamu adalah lelaki yang tidak bisa dia biarkan berhenti dari agensi.”
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as anxious
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Ia tidak berani menatap Nessa, ketakutan tergambar jelas diwajahnya. "Ciyut banget, sih. Perasaan pas di belakang gue lo santai aja, tuh, nerocos tentang keluarga gue, giliran gue ajak ngomong malah diem. Ya gini, nih, mental tempe!" Nessa mendorong pelan bahu Icha. "Nessa, calm," ucap Dara mengingatkan.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as anxious
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Anita tertawa puas. Tiba-tiba mulutnya terasa kaku saat dia sedang nikmat tertawa lepas. Anita ketakutan dan sesaat tubuhnya pun tidak bisa digerakan lagi. Dia lumpuh. Tergeletak di bangku taman. Pacarnya tidak peduli. Merasa takut dan segera membawa pergi semua surat-surat penting itu. Anita sangat geram dan teriak, "Sayang tolong aku! bawa aku kerumah sakit!"
104.6K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as anxious
Read
+Library
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

seru Thea memberanikan diri, Dengan cepat meski gugup mengotak atik layar untuk menghubungi seseorang. Merasakan reaksi aneh semacam rasa cemas dan khawatir berlebihan yang semakin mengguncang batin berkat dering telpon yang terdengar, Tut. "Halo Pak!" sapanya antusias, "Hm," sahut Nathan dengan singkat, berusaha menunggu kata maaf atau penyesalan dari mulut asistennya.
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as anxious
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status