Cinta Tanpa Tapi
Melihat sahabatnya kembali tertidur, Nay memilih melangkah ke luar kamar sambil meregangkan ototnya yang mulai terasa kaku karena kebanyakan duduk.
"Aduh ....!"
Nay menabrak seorang wanita yang tampaknya akan masuk ke dalam kamar Ratna.
"Kamu siapa?" tanya Nay dengan tangannya memegang dan mengusap kening yang sakit, karena tadi sempat menabrak kepala perempuan itu.
Mata Nay memandang dari atas ke bawah, dengan pandangan mata penuh selidik.
"Aku? Aku Mona, calon istri Rizal," Jawab perempuan yang berbaju kurang bahan itu, rambutnya pendek sebahu, berwarna kuning terang, dengan perut sedikit membengkak.