Cinta dalam Bayangan Hutang
"Setelah semua yang aku lalui, aku takut membuka diriku lagi. Aku takut disakiti. Tapi kau tidak pernah memaksaku, Adrian. Kau memberiku waktu, kau memberiku ruang, dan kau membuatku merasa aman. Kau menunggu aku siap. Dan itulah cinta sejati."
Adrian menatap Ara, matanya penuh perhatian. Ia tidak terburu-buru menjawab, seolah membiarkan kata-kata Ara mengalir dengan alami.
Akhirnya, ia berkata dengan suara yang lembut tetapi tegas, "Aku tidak tahu apa itu cinta sejati sebelum aku bertemu denganmu. Aku hanya tahu bahwa sejak aku melihatmu, aku merasa ada sesuatu yang benar. Dan aku ingin kau tahu bahwa aku akan selalu ada untukmu, apa pun yang terjadi."
Chapitres populaires