TERPAKSA MENIKAH
Bagaimana tidak jadi pusat perhatian, laki-laki gila itu menggigit tangkai mawar pink, menghampiri Mira yang masih belum menyadari keberadaan Keenan.
"Good Morning, my girlfriend..." Sudah diduga Mira akan mengabaikan, tak pantang menyerah Keenan lantas berjongkok dihadapan Mira, menyodorkan sebuah bingkisan yang diduga adalah coklat.
"Thanks"
"Ayo nge-date?"
Mira memutar bola matanya jengah, "aku sibuk!"
"Jadi kapan? Nanti sore?"
"Gak ada kapan-kapan, kamu tahu, aku gak suka kamu, seharusnya kamu sudah paham akan hal itu, don't follow me!" Ketus gadis itu seraya meninggalkan Keenan.
Hot Chapters