Dekapan Mantan Majikan
Di salah satu sudut ruang pajang jas formal, dua orang sedang sibuk memilih pakaian.
"Sayang, jas yang ini bagus banget. Potongannya pas di bahu kamu. Besok pas wawancara kerja di perusahaan pemilik firma hukum terkaya itu, kamu pasti langsung diterima. Aku udah tirip kamu sama Om Johan," ucap Leni dengan suara manja, suara yang terdengar tidak asing di telinga Miranda.
"Kamu benar, Len. Bahannya terasa halus. Memang beda kualitas barang bermerek sama baju murah yang biasa dibelikan si babu itu dulu," sahut suara pria yang sangat Miranda kenali.