Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

"Teknik Bertarung Badai Petir Suci!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Tubuh panda membesar seukuran pohon, ia memainkan tongkat emas membuat semua penonton terangsang melihatnya. "Permainan tongkat yang cukup lihai… Hewan Panda itu sangat kuat!" Panda memutar tongkat membuatnya melayang di kehampaan "Teknik Bertarung Pusaran Petir!" "Yeaaaaaaaaaa!"
9.5454.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.6K kali sebagai apotik panda
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Istri Buat Om Duda

Istri Buat Om Duda

Ada beruang cokelat dengan pita merah, beruang putih dengan baju ballerina, dan. "Tante! Lihat!" Kayla menunjuk ke atas. Di sana, di rak tertinggi, duduk sebuah boneka beruang panda besar. Matanya hitam mengkilap, perutnya gemuk dan lembut. "Panda! Aisyah pasti suka!" Lintang mengambil boneka itu, melihat label harganya. Matanya melebar. "Aduh, Kayla... ini terlalu mahal, sayang. Uang dari Papa nggak cukup."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si panda pun tak bisa melukai Cai Cing karena di tubuhnya, terdapat lapisan kulit yang sangat kuat. Si panda tampak menyerah. Dia berhenti melawan dan duduk santai memakan bambu sembari melihat tuannya mengerang kesakitan. Namun, ternyata setelah memakan bambu, tubuh si panda menjadi tiga kali lipat lebih besar. Kekuatannya pun menjadi tiga kali lipat lebih kuat. Ketika Renggin Ang bersiap melancarkan serangannya menggunakan pedang angin raksasa, Panda itu melompat dan menangkis serangan Renggin Ang dengan tubuhnya. Kini besar badan panda itu setara dengan Cai Cing.
9.8141.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai apotik panda
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... hanya bisa update 1 bab per hari. Semoga kedepannya bisa lebih baik. InsyaaAllah hari ini update agak malam karena sore ini saya ada kegiatan. Terima kasih telah menyempatkan diri untuk membaca cerita ini. Semoga kalian sehat selalu ^^
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

" Roman mengerutkan keningnya, melihat Siska tengah sibuk mencari sesuatu yang berada di dalam tasnya. "Ini Paman, oleh-oleh dariku!" "Sarung?" "Ya, itu sarung batik dari Pekalongan, aku pas melihat itu teringat Paman, jadi aku beli saja!" Roman menjadi salah tingkah saat Siska mengatakan mengingat dirinya. Dan di saat yang bersamaan Ardian menyipitkan kedua matanya melihat tingkah Roman. “Sepertinya pria ini sedang jatuh cinta!”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Ruangan kedap suara dengan kondisi Rahman di bawah pengaruh guna-guna juga obat perangsang, membuat dia benar-benar tenggelam dalam permainan Sari. Kembali, dosa mereka perbuat. Walaupun peringatan untuk tidak saling menyentuh saat Sari hamil, tetapi Rahman sudah lepas kendali. *** Ayu tengah memasak air. Tetapi, tiba-tiba api di kompor seperti tertiup angin, terus bergoyang dan hampir padam. Dengan gesit tangannya mengecilkan api itu. Tetapi, tetap sama. "Kenapa apinya kaya tertiup angin, ya? Padahal, gak ada angin atau kipas angin yang menyala," gumam Ayu keheranan.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

"Wong yen lagi gandrung Ra peduli mbledose gunung Wong yen lagi naksir Ra peduli yen perang nuklir Nadyan lagi bokek Direwangi nrethek-nrethek Jarene wes jodho Opo-opo duwek'e wong loro Wong yen lagi kepikat Ra peduli ndonya kiamat Wong yen lagi nyenengi Ra peduli lagi inflasi Nadyan ra duwe duwet Direwangi kredat kredit Jarene wes jodho Opo-opo duwek'e wong loro" Handa tampak salah tingkah, dia mengeluarkan pakaiannya yang sudah ditata di dalam tas ranselnya lalu memasukkannya lagi. Sedangkan Satria berdiri bersandar di samping pintu sambil menatap istrinya, menikmati tingkah konyol Handa.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Mengapa engkau tidak membiarkan juru rias istana untuk memoles wajah cantikmu?” “Maaf ibu, Aleta kan sudah besar, Aleta ingin berdandan sendiri. Malu jika nanti Aleta tidak bisa berhias diri” jawabnya. Ia tak ingin ibunya tahu jika ia sangat malas untuk berdandan. Ia tak ingin wajahnya terlihat sangat cantik oleh putra Kerajaan Flambuana.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Senyuman Pandemi

Senyuman Pandemi

Tapi semua temannya lagi-lagi tertawa karena lelucon yang dilempar Nando tersebut. Akhir-akhir ini Arkana memang selalu menjadi objek bercandaan teman-temannya mengingat dirinya yang berbeda ras sendiri. Seorang anak keturunan Korea tulen. Tentu pasti banyak sekali pasti bahan candaan yang dapat digali dari dirinya. Arkana juga tidak mempermasalahkan itu, apalagi ketika karena dirinya, teman-temannya menjadi tertawa senang. ***
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

tanya orang aneh itu, sembari mengelus-elus pipi Maya. Suara itu, jelas suara lelaki. Namun dia begitu aneh, berdandan seperti badut, dan bertingkah cukup membuatku ngeri. Maya terlihat menangis ketakutan. "Ini pasti kamu suka," ucapnya lagi, sambil memainkan pisau kecil, di dekat pipi Maya. "Psikopat?" batinku. "Hahaa, kenapa kamu menangis? Padahal aku tidak melukaimu," katanya pada Maya, tawanya begitu mengerikan bagiku.
1099.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai apotik panda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status