Pisah Terindah
Hanina Zhafiradan kini aku jauh darimuaku menunggumuabang jarang pulang aku jarang dibelailirik menangis dijalan pulang
Namun, perkataannya itu membuat alisku bertaut.
"Kamu mau muji atau gimana, sih, maksudnya?"
"Nih, postingan kamu." Windi mengarahkan layar ponselnya yang tengah membuka aplikasi i*******m.
"Iya, aku habis posting. Terus kenapa?" tanyaku tak paham maksud Windi.
Windi mendengkus agak keras. "Masih juga lelet, ya, mikirnya. Nyesel aku sempat muji kamu."