กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Robyn mengangguk mengiyakan. "Sabar ya, Bu? Sebentar lagi kita sudah sampai rumah kok," imbuhnya lagi. Malam ini hujan turun dengan begitu deras. Ditingkahi dengan angin kencang dan kilat yang menyambar-nyambar, membuat suasana makin mencekam. Keira menanggapi kata-kata Robyn dengan anggukan kepala. Ia mengerti, Robyn ingin menenangkan hatinya.
1091.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.1K ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

(tapi mau bagaimana lagi pak, hidup cuma begini-begini saja, capek aku) sambil menatap mata bapakku dengan tatapan memelas. Bapakku menatapnya tak kalah iba dari tatapan ibukku, bapak seakan mengatakan banyak hal dalam tatapan nya, banyak kata yang tak bisa bapak ucapkan, sampai hanya air mata bapak yang mengalir mewakili nya.
3.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 113 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Sahabat Beda Gender 《LyBi》

Berontaknya tak akan membuahkan hasil, debatnya tak berguna untuk mengetuk hati Fandi. Netranya menangkap langit. Matahari yang tadi bersinar terik kini bersembunyi di balik awan hitam. Langit yang semula terang dan cerah berubah menjadi murum. "Ly." Ia menoleh ke sumber suara, matanya memincing. "Kenapa?" "Sudah mau hujan, mama sama Era berangkat sekarang ya." Mulut Reha berucap penuh keterpaksaan.
103.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 73 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Betelgeuse

Betelgeuse

"Apa itu hanya sinar matahari yang berhasil menembus awannya? Tapi tunggu, ini kan sudah malam. Matahari tidak seharusnya masih terlihat, kan?" "Penghalang yang sudah jelas-jelas milik Denzel dan Aric itu ... Isla bisa dengan jelas melihatnya," gumam Rhys. Ia lalu menolehkan kepalanya ke jendela. Angin-angin yang beberapa saat yang lalu mengamuk itu kini sudah tak terlihat lagi, dan digantikan oleh semilir angin biasa yang tak berbahaya.
109.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 267 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

“Bagus. Kau sudah membuka gerbang roh langit. Sekarang, kita menuju titik kedua—Titik Roh Angin.” Aoka menghela napas lega. “Untung angin bukan elemen yang agresif seperti api atau kegelapan…” Ao Lie memandangnya sekilas. “Angin bisa sangat berbahaya bila tidak dikendalikan. Ujiannya tidak kalah berat.” Zentarion mengangguk sambil menyampirkan pedang di bahunya. “Aku sudah merasakan getarannya sejak tadi. Angin timur sedang tidak wajar.”
101.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 62 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Mantan Tunanganku

"Apa yang harus kulakukan sekarang?" Keduanya saling menatap. Di antara kebingungan dan kecemasan, hanya satu hal yang pasti—badai sedang menuju ke arah mereka, dan entah siapa yang diam-diam mengarahkan angin itu tepat ke wajah Lyra. **
9.9118.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.4K ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
SUAMI GHAIB

SUAMI GHAIB

ucap Sinta berdusta. "Alhamdulillah. Kalau kita dekat dengan-Nya. Insyaallah mahluk yang hendak menganggu tak berani mendekat, Dek." "Iya, Mas." *** *** Malam ini angin berhembus cukup kuat. Musim kemarau panjang membuat tanah gersang serta dedaunan banyak yang mengering dan berjatuhan. Angin membawa daun-daun itu terbang, seolah-olah mengajaknya untuk menari-nari di udara.
105.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 184 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Trangng! Angin badai terasa menghadirkan kesejukan yang cukup tinggi, dan makin lama makin dingin. Dahan pohon lainnya terdengar berderak patah. Tubuh mereka di ruang pemujaan tak berdaun pintu itu menjadi saling berpegangan tiang penyangga atap pintu lengkung. “Angin apa ini? Kerasnya bukan main?!" seru Aria Amante mengimbangi suara deru yang memekakkan telinga.
9.5242.1K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 7.0K ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่านรีวิว (65)
อ่าน
+ห้องสมุด
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
อ่านรีวิวทั้งหมด
SIMPANAN OM-OM

SIMPANAN OM-OM

Di luar sana, langit mulai gelap, angin sore berhembus membawa udara dingin. “Aku harus apa? Datang… atau kabur?”
1.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 43 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
Nafkah 50 Ribu Rupiah

Nafkah 50 Ribu Rupiah

*** Matahari berada tepat di atas kepala. Cuaca siang ini sangat terik, ditambah debu-debu jalanan beterbangan ke sana kemari. Tanpa sadar, keringat sebesar biji jagung mulai membasahi pelipis.
102.0K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 64 ครั้งในชื่อ arah mata angin sekarang
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
34567
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status