Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kubuat Kau Mencintaiku!

Kubuat Kau Mencintaiku!

Menentramkan hati, menjernihkan pikiran. "Lo tahu?" Rain berkata lamat-lamat. Matanya perlahan memejam. "Kadang angin itu menyenangkan kayak sekarang, kadang juga bikin malapetaka kayak puting beliung. Gak nentu. Dia kayak seenaknya. Tapi satu hal pesan dari angin yang selalu bikin orang nyaman ... tergantung lo nikmatin angin itu sama siapa." Rain membuka matanya sedikit, melirik Dera. "Karena kenyamanan bukan dari luar, tapi dari sini." Rain menunjuk dadanya sendiri.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Mata Sekar menatap Satrio, penuh amarah dan duka, namun juga dengan nyala tekad yang mulai membara. Tanpa peringatan, angin menghantam dengan kekuatan dahsyat, menghantam pohon-pohon hingga akar terangkat, menciptakan pusaran debu, bara, dan dedaunan yang beterbangan liar di udara. Suara retakan terdengar, memekakkan telinga, dan dari balik kabut merah yang membara, sosok bayangan lain muncul—Rangga.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

"Ih, mulai gombal lagi." "Hahaha, aku senang melihat senyummu itu, menggemaskan jadi pengen." "Pengen apa?" "Pengen cium lah." "Aih ... Oh ya, Mas, kalau hujannya makin deras gimana? Kita kebasahan gak di sini?" "Ya, kalau banyak angin bisa saja nyemprot ke dalam airnya." "Bisa basah dong! Tapi kalau dari atas gak kebocoran kan?"
10255.7K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Hendi mengajukan pertanyaan yang menurutnya bodoh. “Tidakkah kau lihat kalau angin pun memusuhiku di sini?” Anggita berkata, “Suruh anginnya pergi. Dia akan menurut kalau kamu yang bicara.” Tidak sekali pun Anggita berkedip atau mengalihkan pandangannya dari angin yang menggelung-gelung debu-debu pasir.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

Suami Berondongku Ternyata CEO Billionaire

"Haruskah aku mematikan lampunya?" "Jangan dulu. Maukah kamu memijat kakiku? Aku sangat merasa lelah hari ini. Pijatlah sebentar..." Pintanya. Di luar sudah mulai terdengar bunyi guntur bermain di angkasa. Angin bertiup sedikit lebih kencang dari biasa. Pepohonan bergerak semakin liar. Hari sepertinya akan hujan. "Tuan, apa ini terlalu kuat?" tanya Noah.
4.6K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Pedalaman Gumantra

Pedalaman Gumantra

ucap Mahesa. "Itu hanya gumpalan awan hitam biasa karena cuaca memang sedang buruk," Brady masih berusaha berpikir positif. "Tapi kalian juga sadar tidak, selama berada disini tidak pernah ada matahari yang terlihat," ucap Mahesa lagi.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

kata Tara lantas dibenarkan oleh manusia-manusia yang lain. Lagi-lagi hening. Namun, gemuruh di luar perlahan datang bersama angin. Angkasa berulas kelabu, mungkin hujan akan turun di siang menuju swastamita hari ini. Entahlah, tak jarang semesta membual pada insan.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Ruang yang hampir terkunci karena hanya dipenuhi rasa sakit. Saat ini, aku belum tahu bagaimana masa depan kami nantinya. Tapi untuk hari ini saja .... Aku ingin berhenti mengkhawatirkan semuanya dan memilih menikmati senja bersama suamiku. --- Matahari hampir tenggelam, membuat langit mulai gelap. Angin laut bertambah sejuk dan pantai nyaris sepi. "Kita check in sekarang?" tanyaku.
1022.8K viewsOngoingAdded to Library 685 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Lalu, dia pun bangkit dan pergi ke teras. Anginnya agak dingin. Tidak ada lampu. Hanya ada cahaya dari ruang tamu, menciptakan bayangan samar. Dia menemukan kursi di sudut dan duduk. Ketika mendongak, dia melihat Chaz dan Nina berdebat sengit di dekat taman bunga. Akhirnya, Chaz berbalik dan pergi dengan emosi. Nina mengulurkan tangan untuk menariknya kembali.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Robyn mengangguk mengiyakan. "Sabar ya, Bu? Sebentar lagi kita sudah sampai rumah kok," imbuhnya lagi. Malam ini hujan turun dengan begitu deras. Ditingkahi dengan angin kencang dan kilat yang menyambar-nyambar, membuat suasana makin mencekam. Keira menanggapi kata-kata Robyn dengan anggukan kepala. Ia mengerti, Robyn ingin menenangkan hatinya.
1091.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as arah mata angin sekarang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status