Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gantari

Gantari

Semua kegiatan yang ada di dapur tampak biasa saja, seperti orang akan mengadakan hajatan pada umumnya. Kuedarkan pandangan untuk mencari hantu tadi. Ah, ketemu. Wanita yang sedikit bungkuk itu ada di salah satu sudut dapur. Dia tengah mengaduk wajan besar. ”Budhe, itu hantunya,” bisikku perlahan, ”Ngawur kamu, Nduk. Dia itu Mbah Sumarti, orang yang sering dipanggil ke acara hajatan khusus untuk memasak jenang dodol.”
1.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as ardha nareswari
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Arina pun meletakkan gelas thai tea yang sebelumnya ada di genggaman tangannya karena baru ia minum ke atas meja kembali, menunggu jawaban Pelita. Pelita kembali menatap Arina sembari mengembangkan senyum cerah. "Kita lihat aja nanti, ya!" tukasnya lantas melanjutkan langkah ke dalam kafe. Gadis itu Nur Walis Pelita. Mahasiswa semester lima, penulis, juga model. Gadis muda dengan lubang hitam besar yang menganga di hatinya. Semua orang mungkin melihat kehidupan Pelita sebagai kehidupan sempurna dengan wajah cantik, menarik, kaya, juga terkenal.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as ardha nareswari
Read
+Library
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Sebuah nomor ponsel diaktifkan, dan ia menahan napas, menatap api tembak di depannya. "Hallo?" Suaranya gemetar. Tidak boleh gemetar. Dia memaksakan suaranya agar terdengar datar. “Aku Nareswari. Aku punya Buku Besar Danu, dan aku butuh jalan keluar.” *
101.9K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as ardha nareswari
Read
+Library
ARJUNA

ARJUNA

Menanyakan kenapa dia terlihat murung beberapa hari terakhir namun tak bercerita pada Raina atau temannya yang lain. Tapi bagaimana Arjuna harus mulai bercerita. Ini tentang Lia dan Raina. Dua orang penting dalam hati Arjuna yang tanpa sadar bertarung memperebutkan tempat teratas. Padahal dalam hati Arjuna mereka berada di tempat berbeda. Ada empat podium sama tinggi untuk keempat wanita penting dalam hati Arjuna. Mama, mendiang Mami, Lia dan Raina. Mereka memenangkan kejuaraan yang berbeda. Berkalung medali yang berbeda pula. Namun beberapa saat lalu Lia menggeser podium milik Raina. Menendangnya untuk menggantinya dengan podium miliknya sendiri. Lia cemburu dengan sesuatu yang jelas berbed
105.4K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as ardha nareswari
Read
+Library
ARINDA

ARINDA

lanjut Isa. Zayn diam, untuk informasi itu Ia sudah tahu kemarin dari Dokter yang menangani Ibu gadis itu langsung. "Bukankah Putri dari keluarga Geovan berpacaran dengan salah satu anak seorang pengusaha juga. Bagaimana dengan itu?" tanyanya dengan membuka lembaran kertas yang lain agar tak terlihat jika Ia sangat penasaran. "Arinda, Putri dari Wisnu Geovan dan Kinan Geovan bernama Arinda. Sedangkan untuk mantan tunangannya bernama Devon, berasal dari Keluarga Domanta."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as ardha nareswari
Read
+Library
ADHARA

ADHARA

"Ya jadilah." Farah beranjak dari duduknya dan menyambar tas didekatnya untuk segera pergi meninggalkan ruangan tersebut. Saat keduanya tengah berjalan menuju loby, mereka tak sengaja bertemu dengan Arum yang dimana adalah bunda Dirga dan sekaligus direktur utama ADHARA CORP "Malam bu-" sapa keduanya dengan sopan Arum tersenyum kearah Lisa dan Farah yang baru saja hendak pulang
2.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as ardha nareswari
Read
+Library
Nilakandi

Nilakandi

tawar Diwana menggebu. Ia seketika teringat dengan tujuh wishlist yang mereka buat beberapa bulan lalu. Diwana juga masih hafal semua urutannya, terutama wishlist nomor lima milik Nilakandi yang sangat tak ia sukai, yaitu bertemu dengan Nana. Nilakandi sedikit terkejut mendengarnya, “Kak Diwana masih ingat tentang wishlist itu?” “Tentu, kenapa bisa lupa? Ingat wishlist nomor satu milikku apa?” tanya Diwana.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as ardha nareswari
Read
+Library
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Nampan di tangannya bergetar, membuat gelas dan tatakan piring beradu riuh saat dia berusaha meletakkan minuman di depan Bima. “Jadi, Nak Bima, ini Dara putri bapak yang kamu mau lamar,” terang Pak Tardi dengan nada bangga yang disambut senyum Bima. Pemuda yang datang sendiri karena kedua orang tuanya masih di luar kota mengurus impor jengkol ke Madagaskar itu menatap Dara lurus, membuat gadis di depannya gelisah macam cacing kepanasan, menguyel-uyel tak hanya ujung blusnya, tetapi juga kemeja bapaknya.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as ardha nareswari
Read
+Library
Mr. Radhika

Mr. Radhika

Yoga juga memberikan Radhika alamatnya. Radhika yakin wanita itu sedang merencanakan sesuatu, karena sekarang dia secara terang-terangan menunjukkan keberadaannya, setelah bertahun-tahun bersembunyi. Dan Radhika harus berhati-hati. Radhika mengintruksikan Yoga untuk terus memantau pergerakan wanita sialan itu.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as ardha nareswari
Read
+Library
Kiara

Kiara

“Tapi sejujurnya, saya suka bersama ibu saya dan dia mengepang rambut saya dan mengecat tangan dan kaki saya dengan pacar.” "Saya juga!" Disha memekik. Dia berbalik untuk memberi Poojah tatapan masam. "Lihat?!" Dia menjulurkan lidahnya, membangkitkan tawa dari Kiara. Beralih kembali ke Kiara, Disha membelai rambutnya. "Apakah ibumu secantik dirimu?" Saudaranya mengernyit dalam hati saat menyebut Adline. Dengan anggukan kecil, Kiara melawan air matanya. “Dia memiliki kulit dan rambut paling indah di seluruh India...” Suaranya sesaat menghilang karena emosinya. "Dia meninggal beberapa bulan yang lalu."
5.0K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as ardha nareswari
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status