Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Dosen, I Love You

Mas Dosen, I Love You

“Progress-nya lumayan bagus. Tapi ada beberapa bagian yang masih perlu diperbaiki, terutama di bab tiga. Coba kamu jelaskan lagi logika analisisnya.” Rani mencoba menjelaskan sebisanya, tapi semakin dia berbicara, semakin dia sadar kalau argumennya belum cukup kuat. Pak Ardi mengangguk sambil sesekali mengoreksi, sampai akhirnya dia berkata, “Gini aja, setelah ini kita cari referensi tambahan di perpustakaan. Biar kamu bisa dapet gambaran lebih jelas.” Rani tertegun. “Bapak mau ke perpustakaan juga?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Dikejar Mantan Suami CEO-ku

Dikejar Mantan Suami CEO-ku

“Maksud kamu?” Dimas mulai mengurai analisisnya selama beberapa hari pasca diminta Evan menyelidiki Arga. “Kamu tahu sendiri gimana Arga, kan? Dia adalah tipe pemaksa. Tapi coba lihat dia yang kita temui selama beberapa hari saat kita menyelidikinya! Dia berubah menjadi laki-laki yang pengertian, tidak seperti dulu yang selalu memaksakan kehendaknya. Dulu, tingkat kenekatan Arga dibanding kamu, jauh berbeda.”
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
LEGENDA Pendekar  Kejam

LEGENDA Pendekar Kejam

Itu semua masuk akal. ‘Teori kedua menyatakan bahwa ketiadaan adalah kondisi fundamental dari segala sesuatu. Untuk setiap peristiwa yang terjadi, itu adalah bagian dari ketiadaan, ditakdirkan untuk kembali ke ketiadaan pada suatu saat.’ 'Ugh... kepalaku,' David mengerang tentang topik rumit dari dimensi tinggi ini. Sebagai seseorang yang memiliki kecenderungan untuk bermalas-malasan, ia dengan santai mengalihkan fokus mentalnya, mengalihkan topik pembicaraan ke topik yang diinginkannya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Perfect Game

Perfect Game

Tepat saat skadi menapakkan kakinya di lingkaran login, dia bertemu dengan Zero “Kau, yang sekarang adalah makhluk 3 dimensi, harus memiliki cara agar kau bisa naik menjadi 4 dimensi. Bentuk 4 dimensi mu masih ada, aku lah yang memisahkan kau 4 dimensi dan kau 3 dimensi. Lalu bertarung lah denganku” sejak saat itu, Skadi terus mencari bagaimana cara dia naik ke dimensi ke 4 agar bisa kembali ke tubuh aslinya
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

—dimensi-dimensi kecil yang lahir dari imajinasi liar dan berbahaya yang tidak memiliki moralitas. "Tuan Muda," ujar Yuki Sato, sambil menatap radar yang menunjukkan munculnya dimensi-dimensi baru secara acak. "Beberapa dimensi ini sangat gelap. Mereka lahir dari kebencian lama yang belum terselesaikan. Tanpa Editor untuk menghapusnya, mereka tumbuh menjadi parasit." Surya berdiri tegak, dominasi maskulinnya kembali menajam. Ia menyadari bahwa perannya kini telah berubah dari pemberontak menjadi "The Supreme Arbiter" (Wasit Tertinggi).
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

“Kenapa diperlakukan berbeda?” “Karena ketika kau masuk ke dimensi diatasmu, kamu tidak akan bisa melakukan apapun. Sama seperti gambar dua dimensi yang berada di dunia tiga dimensi. Mereka hanya sebuah gambar yang tidak bisa melakukan apapun. Hanya makhluk dunia tiga dimensi yang bisa mengendalikan.” Death menjelaskan. “Jadi duniaku saat ini juga dikendalikan oleh makhluk dimensi diatasku?”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
DANYANG

DANYANG

Nala mengangguk. "Rewang ini dan Danyang seperti dua pihak yang tidak berada di kubu yang sama. Ibaratnya, ketika Danyang mencoba mengambil tumbalnya, Rewang ini yang menghalanginya, menciptakan benturan di antara mereka. Karena itulah yang terjadi adalah perpindahan dimensi. Astaga, apa yang aku katakan, ini sangat tidak masuk akal. Maksudku, dari pada aku menyebut fenomena ini sebagai pindah alam, aku lebih suka menyebutnya pindah dimensi saja!" Nala membenarkan, tapi terlihat pusing sendiri dengan penjelasan yang ingin dia berikan. Dayu dan Dimas mengangguk, merasa terhibur dengan Nala, sementara Nala sendiri tak merasa sedang melucu.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Menantu Bayangan : Istri Simpanan Pewaris Tersembunyi

Argo datang dengan gaya khasnya—rapi, tenang, dan selalu membawa sesuatu yang tidak terduga. “Ini,” katanya sambil meletakkan map tebal di meja. “Simulasi sidang.” Keinarra melongo. “Simulasi?” “Iya,” Argo mengangguk. “Saya kumpulkan pertanyaan-pertanyaan paling menyebalkan dari dosen-dosen killer lintas universitas.” Widhy langsung bereaksi. “Eh, jangan bikin ibu hamil stres!” Argo menatapnya datar. “Justru supaya enggak stres pas hari H.”
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 733 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

Batu cadas itu hancur total, berubah menjadi debu, tetapi Dewa Maut tidak terluka sedikit pun. Argasura, yang kini kembali ke bentuk manusianya, terhuyung, Prana-nya terkuras oleh serangan terakhir yang sia-sia. Ia menoleh ke belakang, melihat kehancuran yang ia sebabkan, dan menyadari bahwa Dewa Maut tidak hanya menguasai elemen, tetapi juga dimensi. “Kau… kau memanipulasi ruang,” bisik Argasura, napasnya tersengal.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

"Saya tidak akan menyerahkan tempat ini. Ini bukan sekadar warung kopi. Ini rumah. Tempat di mana dimensi bersinggungan, tempat di mana cerita absurd bertumbuh." Si pria mengangkat alis, lalu menyerahkan secarik kertas. "Tandatangani ini. Tapi tahu risikonya. Kamu harus menyumpah setia pada prinsip Keseimbangan Dimensi. Artinya: tidak boleh lagi ada transaksi emosional. Tidak ada lebih dari tiga makhluk dari dimensi berbeda dalam satu waktu. Dan—" "Tidak ada cinta antar dimensi," potong Karina dengan lirih.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai argumentasi dimensi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status