Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Liara

Liara

Nama yang semula asing, kini menguasai seluruh sudut di hati dan kehidupan Hagan. Tak ada yang bilang begitu, tetapi Hagan merasa demikian. Dalam waktu singkat poros dunianya berpindah pada Liara. Hagan ingin kalung itu ada di leher Liara. Ia ingin perempuan itu ada sisinya sekarang dan nanti. Hagan ingin Liara dan ... sudah. "Hagan?" Benar. ia ingin perempuan itu menyebut namanya. Terus dan terus.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Aku ingin sesekali terbebas dari sarung tangan itu, Kek." "Nanti kau menyetrum orang lagi! Haah... maafkan aku. Cucu angkatku ini memang spesial. Dia memiliki kemampuan untuk mengeluarkan listrik dari tubuhnya. Orang banyak menyebutnya EARTHSEED jenis Golem." "Kenapa bisa disebut begitu? Ah, maaf! Aku belum memperkenalkan diri. Namaku Artemis." "Ya, aku pernah tahu nama itu. Max, pernah menghubungiku bahwa akan ada orang bernama Artemis La Yori yang mau menemuiku."
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai artemis fgo
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Artemis Hunter

Artemis Hunter

“Kau sudah berjanji untuk berhenti sejak sepuluh tahun yang lalu, Hyde. Tidak ada yang membuatmu harus terus memenuhi tugasmu. Kau tidak bisa menjadi Pemburu Artemis selamanya.” Aku mengganti topangan kaki. Ad adalah rekanku yang telah pensiun. Pemburu Artemis adalah gadis-gadis yang bertugas memastikan kehidupan supernatural tidak diendus oleh manusia. Kami menghukum mereka yang membuat ulah, melindungi mereka yang ingin hidup damai, dan memastikan mereka semua menaati peraturan yang telah dibuat jauh sebelum peradaban modern muncul.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Dark Secrets: Heirloom of forbidden books

Apa jangan-jangan dia akan memakan ku’ gumam William Frankenstein dalam hati. Pada Saat Artemis tertawa terbahak-bahak secara mendadak dia muncul di depan wajah William Frankenstein dengan mulut yang terbuka Secara bersamaan dengan kemunculannya di depan wajah William seakan-akan dia ingin memakan William Frankenstein, Namun pada saat dia ingin memakan William secara tiba-tiba terdengar lah suara Lelouch yang berkata... “Artemis sudah cukup, dan cepatlah berikan Quest nya kepada kami agar kami bisa menyelesaikan Quest nya dengan cepat”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Panggil sebuah suara, Arimbi menoleh dan mengangguk. Ternyata Angga dan Leo sudah datang lebih awal, dengan sungkan akhirnya Arimbi ikut gabung. Wanita itu duduk di sebelah wanita yang tidak dia kenal. Sifatnya yang merasa paling cantik dan tidak tertandingi, membuat Arimbi enggan menyapa maupun menoleh ke arah wanita asing. "Di mana Sultan?" tanya Leo bingung. "Bunda jantungnya kambuh, jadi tidak bisa gabung dengan kita."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Mate Alpha yang dikutuk

Mate Alpha yang dikutuk

Kalau perlu dia akan bunuh diri agar mereka hanya bisa menikmati mayatnya. Ashley menemukan patung Dewi Artemis alias Dewi bulan terletak di tepi ranjang. Rupanya keluarga kerajaan kailon menyembah Artemis. Gadis itu meraba patung cantik itu seolah berusaha berkomunikasi dengannya. "Dewi Artemis, cabutlah kutukanku," Ashley berdoa. "Biarkan aku hidup tenang, aku tidak mau lagi dicintai oleh para pangeran," Ashley terisak. Dia merasa sangat emosional.
974 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Belaya Bashnya, Moskwa Frensques mengikuti kuda Prints Liam karena rasa penasarannya dengan dewi yang ia sebut di sela pembicaraanya tadi, hatinya sudah memanas sejak tahu siapa yang akan ditemui Prints idamannya, mengendap ngendap kesebuah mansion dengan Menara putih mengingatkannya akan sebuah takdir yang sempat ia cari kebenarannya lewat ramalan, dimana ia akan menemui sebuah Menara putih yang didalamnya seorang wanita jahat yang akan menghalangi jalan cintanya, sudah jelas wanita ini lah orangnya, ia tidak lebih cantik dariku batin Frensques. Meski kini bukan hanya Prints yang mendatangi Belaya Bashnya ada Tsar Louis juga dengan keretanya, namun yang Frensques tuju adalah yang ditemui Li
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

Grup Cuma Wacana [Artemis: Udah tiga hari dan nggak ada kabar apa-apa. Hera bakalan bangun, kan? ☹️] [Eve: Ar, jangan bikin gue sedih. Sejak kejadian itu gue mengabaikan Astu sama Nira akhir-akhir ini. Maaf ya, Mas Ares. Maaf ya, Astu dan Niranya Mama. ☹️]
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Hestia

Hestia

"Padahal gue belum ngomong apa-apa." "Itu masalahnya." Artemis baru akan membalas ketika tiga orang lain menghampiri meja mereka. Seorang perempuan berhijab dengan kacamata bulat, seorang perempuan berambut pendek sebahu, dan seorang lagi yang membawa tas laptop sebesar koper kecil. "Patra, kenalin," ujar Artemis. "Priya, Joan, Vivian." Mereka saling berjabat tangan. Patra sempat mengenali nama ketiganya dari kredit beberapa serial dan film yang pernah ditonton bersama Talia.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Mata Alarick menatap lurus ke arah belakang Nerissa tepat di mana Tuan Frore dan Tuan Mauricio berdiri saat ini. Sontak Nerissa membalikan badannya begitupun dengan Jason. “Mengapa kalian belum masuk?” Tuan Frore bertanya, netranya memandang mereka satu-satu. “Baru saja kami akan masuk.” Lihatlah, saat ini Alarick tengah memainkan perannya dengan sangat baik. Mereka masuk ke dalam apartemen Nerissa setelah sang tuan rumah membuka pintunya. “Sejak kapan kau memiliki ART?” Tuan Frore bertanya saat netranya menangkap sosok wanita paruh baya yang tengah sibuk dengan peralatan dapur saat ini.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai artemis fgo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status