JANGAN HINA AKU MANDUL
Bocah yang baru berusia tujuh tahun itu membuat aku terheran Dengan pola pikirnya mungkin karena dia begitu sering melihat ayahnya menderita.
"Oh begitu.., " singkatku.
"Kakek sama nenek juga sering bilang sama Caca, katanya, Caca harus ikut pipi. Mimi dia bersama lelaki lain yang jahat. Apa Caca mau gantikan Pipi dengan orang itu? tanyanya. Tantu saja Caca gak mau, "gerutu gadis itu memasukkan beberapa kilo cumi kedalam troli.
" Caca sayang sekali sama pipi ya?" ledekku, gadis itu menyunggingkan senyum menoleh dan berkata.