Pesona Babang Ojol
tanya Pak Lucky sambil menutup botol berwarna hijau
“Eh, anu ... itu, Pak. Saya dipanggil sama Pak Arfan.”
“Oh, iya. Silakan masuk! Maaf saya lupa,” ucap Pak Arfan sambil mengancingkan baju.
Ya Allah, aku datang di saat yang tidak tepat. Hampir saja aku khilaf melihat roti sobek Pak Arfan. Sepertinya aku harus ganti kacamata hitam.
“Aku balik dulu sama Tika, ya, Fan. Ini aku kembalikan milikmu.” Pak Lucky menyerahkan sebuah koin emas dan botol minyak telon berwarna hijau.
Bab Populer