Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia Pemilik Hatiku

Dia Pemilik Hatiku

Dan saat dia duduk di hadapan Ardan, sekuat tenaga dia menahan air mata yang sedari tadi sudah memaksa untuk terbebas dari matanya. Ardan tersenyum dan menyodorkan segelas es teh leci kepadanya. Tanpa mengucap sepatah kata pun, Ardan mengusapkan ibu jarinya di ujung mata Almara. “Kamu gak perlu menahan air mata ini, kasian, dia sudah ingin keluar,” ucap Ardan, masih dengan senyum di wajahnya. Almara tidak tahu harus dengan apa lagi dia mati – matian menahan diri untuk tidak menangis, dia sudah tidak mampu. Dia hanya mampu menggenggam tangan kiri Ardan sambil menangis sejadi – jadinya.
9.311.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai arti don't cry
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Maruna
Sumpaaah... ini tuh ceritanya mirip sama pengalamanku sendiri. Ya bedanya aku gak ngalamin perjalanan menembus waktu kayak Almara. Kak Lisandi Noera ditunggu ya update nya, semoga gak muter2 kayak beberapa novel yg awalnya ide ceritanya bagus tapi makin ke belakang makin jauh dari gagasan awal. love
Hilda Rahma
belom baca semuanya sih, tapi ya ampoonnn mau banget jadi istri Rangga, sumpah almara lu sadar laaaah move on move on huhu, Rangga buat gue aja kalo almara gamau hahaha, semangat author, ditunggu kelanjutan ceritanya ...️...️...️...️
Baca Semua Ulasan
Iparku Suamiku

Iparku Suamiku

Ia tidak mungkin merepotkannya. "Aku bingung Ma, apalagi Nadira selalu menangis." Ardi mengusap wajahnya, terlihat jelas sekali bawah matanya yang dalam dan gelap akibat tidak bisa tidur. Mata nya terkulai dan sekali kali ia menguap.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Dia mencoba menghentikan tangisnya walau sedikit sulit. Masih sesekali terisak, Ayudhia berkata, “Aku nangis karena terharu.” Mengusap air mata di pipi, Ayudhia kembali berkata, “Aku tidak menangisi keluarga angkatku.” Arlo memulas senyum. “Iya, itu bagus.” Arlo melepas pelukan. Sedikit mendorong tubuh Ayudhia agar berjarak dengannya dan dia bisa menatap wajah Ayudhia lagi.
1064.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai arti don't cry
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Margaretha Indrayani
ya itu akhir kebohongnmu casandra, setelah henry tau sesungguhnya kamu ibu kandungnya, pasti henry sangat sakit hatinya karena iatnya mau membelamu tapi malah tau kenyataan statusnya. rasain............
Indri GN
Ceritanya bener-bener bikin emosi pembaca naik turun ini mah. mana lagi di dukung sama alur cerita yang jelas dan tidak bertele-tele. suka bnget sama jalan ceritanya. pengen cepet-cepet ada di ujung bab, soalnya penasaran bnget sama hubungan kontrak Ayu dan Arlo akan sprti apa nntinya
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

“Air mataku tidak mau berhenti.” Yerin mengusap pipi Arsen dengan syalnya. “Sok-sokan menghapus air mataku, tapi air mata kamu sendiri sedang banjir.” Arsen memejamkan mata. “Apa ini efek panjangnya? Aku tidak pernah menangis, tapi sekalinya menangis tidak bisa berhenti….” Yerin tersenyum. “Bisa jadi.” Yerin mendekat—menyatukan dahi mereka. “War is over…” kemudian tersenyum.
9.6298.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Alaistar's Way To Ari

Alaistar's Way To Ari

Namun sayangnya hal itu gagal. “Kenapa lo menangis, Ri?” tanya Kavin khawatir “Gue enggak apa-apa.” Ariana masih sibuk menghapus air matanya yang terus mengalir. “Bohong.” Kavin menahan kedua tangan Ariana. Ia menatap gadis itu lekat-lekat. “Lo kenapa? Cerita sama gue,” pinta Kavin lembut Lidah Ariana terasa kelu. Malam itu, tidak ada satu kata pun yang keluar dari bibir Ariana, hanya tangisan sedih yang bisa Kavin dengar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Om Leo

Hasrat Cinta Om Leo

Cepat-cepat Alana menyeka air mata. "Alana, ada apa?" tanya Arga terlihat mengkhawatirkannya. Meskipun Alana telah menyeka air mata dan membuat wajahnya seolah-olah tidak terjadi apa-apa, bahkan saat matanya beradu dengan Arga, Alana mencoba untuk tersenyum. Tapi rupanya, kepekaan Arga sempurna. Di bisa melihat Alana sedang menangis dalam hati.
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

"Ini tidak benar. Aku seharusnya tidak—" "Sayang." Aluna memegang wajah Arjuna, memaksanya kembali menatap. "Kamu boleh nangis kok." Arjuna menggeleng kepalanya pelan. Mungkin refleks karena bertahun-tahun terbiasa menyimpan semuanya. "Kamu tidak harus selalu kuat," lanjut Aluna pelan. "Tidak di depanku." Akhirnya satu tetes air mata jatuh dan Arjuna buru-buru menyekanya sebelum jatuh. Tapi Aluna melihatnya.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Love You More (21+)

Love You More (21+)

tanya Bella, berjongkok di depan Ardi. Pria jangkung itu menatap lekat. Kedua matanya berkaca-kaca. Bibirnya terasa kaku, sulit digerakkan. Ia hanya bisa menatap, menelan ludah, menahan air mata yang mulai menggenang di kedua pelupuk nyaris runtuh. Bella tersenyum gemas melihat ekspresi Ardi. Bukannya senang, kenapa wajah pelawak itu malah sedih.
9.969.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Atasanku

Gairah Liar Atasanku

Tak ingin Arion tahu kalau dirinya menangis Arini segera membalikkan badan dan mengusap air matanya tapi semua sudah telat Arion sudah mengetahui kalau Arini tengah menangis. "Nggak usah dihapus kalau memang ingin menangis menangislah," kata Arion. Arini mengangguk lalu dia meminjam punggung Arion sebentar. Mendengar tangisan Arini membuat tangan Arion mengepal, bagaimana bisa Aron menyakiti Arini sampai menangis seperti ini. Dirasa sudah tenang Arini segera menyudahi tangisannya lalu dia pamit kepada Arion untuk kembali ke meja kerjanya
9.81.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59.2K kali sebagai arti don't cry
Tampilkan Ulasan (76)
Baca
+Pustaka
CitraAurora
Halo kak, Gimana kabarnya. Semoga baik ya... Ada cerita baru nih dari Author, g kalah seru sama kisah Dion, Renata dan Andika. Judulnya, Istri yang Menanti Sentuhanmu. Jangan lupa mampir ya kak, ditunggu kehadirannya, makasih...
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

Bahkan Luna pun tidak tahu tentang huru-hara pernikahannya. Lantas, ketika Ardi mengatakan kalimat barusan, kenapa tiba-tiba dia merasa ingin menangis? Tidak, Jingga. Kamu harus menahannya. Dia mencoba untuk mensugesti dirinya sendiri, tetapi entah kenapa, air mata itu tiba-tiba saja melesak keluar. “Kamu nangis.” Ardi segera menyadari itu. Lelaki itu memegang kedua bahu Jingga dan meminta agar perempuan itu menatapnya. “Kamu butuh pelukan?” tanyanya dengan lembut.
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status