Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Criana

Criana

Akhirnya dengan terpaksa aku menerima panggilannya itu. “Ada apa Ran, telepon malam-malam? Aku ngantuk banget ini, mau tidur.” Aku pura-pura menguap. “Kenapa direject barusan? Kamu masih marah ya sama aku Cri?” Dia masih mempertanyakan tentang itu, duh dasar ni anak. “Ran begini ya, aku sudah tidak marah kok sama kamu. Aku reject itu karena aku ngantuk banget dan ingin tidur.” Aku pura-pura manis, padahal hatiku sangat dongkol sekali padanya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as arti don't cry
Read
+Library
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

“Kenapa Mama menangis? Apa aku salah?” Rinjani tak bisa menjawab. Kesempatan terakhir untuk mengalahkan Vivian telah dilenyapkan oleh putrinya yang tidak mungkin mengerti apa yang telah ia perbuat. Bibir bawah Aruna mulai bergetar saat ia menghubungkan air mata ibunya dengan karya seninya. “Maafkan aku,” bisiknya, suaranya pecah. “Aku hanya mau membuatnya cantik.” Matanya berkaca-kaca, dan dalam hitungan detik, ia meratap, tubuhnya yang kecil bergetar karena isak tangis yang tampak terlalu besar untuk ukuran tubuhnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as arti don't cry
Read
+Library
Pengkhianat Cinta

Pengkhianat Cinta

Air mata berlinang namun segera dihapus untuk menjaga make up tetap bagus. "Maaf Diaz, aku sungguh nggak mau putus tapi Ayahku keras kepala mau sama pria ini. Andai saja aku punya pilihan aku akan pergi sama kamu." Dalam kesedihan suara pintu yang terkunci terbuka menampakkan seorang lelaki paruh baya. "Kenapa menangis? Apa kau masih memikirkan pacarmu yang lebay itu?" tanya Ayah Ariana, Risman.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as arti don't cry
Read
+Library
Terjerat Cinta Mafia Kejam

Terjerat Cinta Mafia Kejam

kata Atland dan Aphrodite menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Aphrodite kembali menangis dan hal itu terbukti dari tubuhnya yang bergetar dan isakan yang sudah lolos. Aphrodite menahannya selama tiga hari ini dengan tidak menangis karena Aphrodite tahu tangisannya mungkin akan membuat Atland marah dan tidak ingin membuka matanya. “Tuan?” dokter Adnan menyapa Atland dan Atland mengangkat tangannya sehingga gerakan dokter Adnan yang ingin mendekat langsung terhenti.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as arti don't cry
Read
+Library
Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti

Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti

“Aryana, kamu menangis?” Setelah mengatakan itu, Agandara merutuki dirinya sendiri dalam hati. Sudah pasti Aryana tahu apa yang Albert lakukan, dan sudah pasti Aryana terluka. Aryana tentu terkejut dengan tebakan Argandara. Padahal dia sudah memastikan bahwa matanya tidak merah. “Tidak. Aku tidak menangis,” jawabnya cepat, yang tentu saja berbohong.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as arti don't cry
Read
+Library
CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

CELASEMARA (Haruskah aku melepaskanmu?)

Langkah Meli semakin menjauh, bersamaan dengan air mata yang tak mau ia tunjukkan kepada anaknya. Pun Reno, ia menangis, bukan sedih karena pisah dengan ibunya, tapi rasa kesal karena seperi terbuang. Bocah sepuluh tahun tak sepantasnya merasakan luka hati, apalagi karena orang tua. Ardan lega karena bisa memiliki Reno secara resmi. ***
9.788.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as arti don't cry
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfen kepada Artur,Jeka dan Jeje "Baik guru saya undur diri untuk pergi ke kamar" Artur membuka buku yang di berikan oleh tuan Arfen tadi dan mulai membaca dan melihat gambar-gambar tehnik pedang di bab awal buku itu. "wahh ini sangat hebat aku akan praktek kan tehnik ini besok saat latihan" Artur terus membaca dan memahami setiap gerakan sampai dia tertidur dengan buku yang menutipi mukanya. Di kamar tuan Arfen melihat lukisan seorang prajurit yang gagah dengan baju zirah yang sangat bagus, tuan Arfen sangat sedih jika dia mengingat anaknya itu yang terbunuh saat melawan kerajaan Arkam.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as arti don't cry
Read
+Library
TETAPLAH BUTA, SUAMIKU

TETAPLAH BUTA, SUAMIKU

goda Mas Arfan semakin membuat hatiku teriris. Di tidak tahu, jika saat ini aku tengah menangis tanpa suara. Air mataku keluar, meski sudah aku tahan. Alvin yang melihat itu, memalingkan muka seraya beranjak pergi. Mungkin ia tidak ingin terlibat dalam masalah hatiku. "Tari, kenapa diam saja?" Untuk kedua kalinya Mas Arfan bertanya. "Tidak apa-apa, Mas." "Kok, seperti yang nangis?"
109.7K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as arti don't cry
Read
+Library
MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

MENCINTAIMU ADALAH RASA SAKIT

Di saat ia masih larut dalam tangis, suara Ardi menyapanya dari pintu. “Alya?” Alya buru-buru menghapus air mata dengan punggung tangannya, tapi jelas sekali ia gagal. Matanya bengkak, wajahnya basah. Ardi menatapnya khawatir. “Kamu kenapa?” “Enggak, aku… aku cuma capek.” “Capek nggak bikin orang nangis segininya,” jawab Ardi lembut. Ia duduk di seberang meja, tidak mendesak, hanya menunggu.
10871 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as arti don't cry
Read
+Library
Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

Ambil Saja Suamiku, Biar Kucari yang Baru!

ucap Ardiaz pelan, hampir seperti bisikan. Narumi menoleh, alisnya bertaut dengan kerutan kecil di dahinya. Namun, senyum tipis menghiasi bibirnya, meski lebih mirip dengan senyum getir. “Apa aku tak boleh menangis?” balasnya, mencoba terdengar santai. “Tentu saja boleh,” jawab Ardiaz, sorot matanya bertemu dengan mata Narumi. “Tapi... apa kamu tidak lelah menangis terus-menerus?”
104.7K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as arti don't cry
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status