Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sang Nyonya Melupakan Usia

Cinta Sang Nyonya Melupakan Usia

Dengan mata berkaca-kaca dia menunduk dan mengangguk “Maafkan aku, Kak.” Air mata Aryani mulai menetes Pemandangan yang lebih sulit untuk Bayu atasi. “Aku tidak suka air mata di wajah siapa pun. Kalau kau tidak berhenti menangis, aku akan pergi tanpa kalian.” Bayu bercanda dan mengancam.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Posesif

Tuan Muda Posesif

ujar Azkia mencoba mengelak kenyataan. Tiba-tiba Arnold menitikkan air matanya. "Maaf, maafkan aku ...." ujarnya dengan suara serak menahan tangis, Azkia yang mendengar suara serak Arnold segera menoleh ke arah Arnold, wajah Azkia jelas kebingungan mengapa orang di sampingnya ini meminta maaf dengan menangis.
1090.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Ini bahkan masih terlalu awal untuk menangis, kan? "Sayang, aku datang. Lihatlah, putri kecil kita masih saja menangis. Bagaimana kabarmu? Kami baik-baik saja di sini. Rea bahkan sebentar lagi akan punya pacar lagi." Ardi terkekeh mendengar kata-katanya sendiri. Rea tertawa dalam tangisnya sambil mencubit ringan pinggang Ardi. "Jangan dengerin Ayah, Bun. Kadang suka bikin Rere kesal. Rea nggak ada rencana balikan sama mantan, kok."
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

"Aku ingin bebas dari neraka kehidupan ini, Mas. Mana ada istri yang tahan di perlakukan lebih buruk dari pada binatang?!" ucap Arnie seraya meneteskan air mata. Daren mengeratkan giginya, biasanya ia akan merasa puas saat melihat Arnie menangis. Namun, kali ini entah mengapa hatinya malah ikut terasa sesak.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Dalam Pelukan Hangat Paman Suamiku

Dia sendiri masih berjuang menahan kekalutan yang menggulung. Arman tertawa getir, tak percaya. “Jadi selama ini kalian sudah sejauh itu? Mantap. Hebat sekali kalian.” Air mata Arman jatuh tanpa ia sadari—air mata kemarahan, penyesalan, dan cinta yang ia sia-siakan. Walau sering mengabaikan Aura, Arman tetap mencintainya.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Siklus Waktu

Terperangkap Dalam Siklus Waktu

ujar Arthur yang tanpa sadar air matanya mengalir. Beruntungnya, make up yang ia pake tahan air dan tidak mudah luntur. Grace yang melihatnya terkejut dan bertanya-tanya apa yang membuatnya bersedih. "Kau menangis? Ada apa? Apa ada sesuatu yang buruk terjadi padamu?" tanya Grace dengan wajah bingung. Arthur memeluknya dengan erat. "Kumohon, biarkan aku tetap seperti ini untuk sementara waktu." jawab Arthur yang sedang menumpahkan semua penderitaan yang selama ini ia pendam.
666 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Wangi aromaterapi kayu cendana yang menenangkan memenuhi ruangan, namun itu tidak cukup untuk meredakan badai di dada Aruni. ​Aruni hanya bisa menangis. Bahunya berguncang hebat, menahan isak yang sedari tadi ia telan di depan Aster. Ia tidak peduli lagi pada riasan wajahnya yang mungkin sudah hancur atau bagaimana James menatapnya dengan penuh rasa iba melalui spion tengah.
525 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Andyp

Andyp

Sedih dan akhirnya nanges. Karena tak kuat di marahi, Fafa menangis. Tapi mau bagaimana pun juga, Fafa itu pacar. Andy menenangkannya. "Udah, jangan nangis. Gak usah cengeng. Nih, lap sendiri," Andy mengulurkan tisu pada Fafa. Jangan harapkan seperti adegan romantis dimana sang cowok mengusap air mata cewek dengan tangan atau sapu tangan, kok ruwet ya? Pokoknya begitu, ini beda!
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Rahasia di Malam Pertama: Istri Perawan Disangka Janda

Rahasia di Malam Pertama: Istri Perawan Disangka Janda

ucap Garendra lembut, matanya menatap langsung ke dalam manik mata Arumi. Arumi mencoba tersenyum, meskipun senyuman itu terlihat sangat getir dan dipaksakan di hadapan mereka berdua. "Tidak apa-apa, Mas, Kak Karin juga tidak tahu apa-apa," bisik Arumi pelan, berusaha keras menahan air mata yang sudah menggenang di pelupuk matanya.
9.9110.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai arti don't cry
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Sri Indah
Selalu suka dan bikin penasaran dengan kreatifitas Author satu ini. Kisahnya selalu menggebu , menguras emosi dan bikin ketagihan pada bab bab selanjutnya. Karakter Garendra bikin pembaca gregetan. Yuk lanjut baca.
Ida Cliquers Queenbee
novelnya bikin emosi campur aduk. awal cerita udah dibikin gregetan. fix harus baca sampe tamat biar nggak penasaran sama ceritanya. pokoknya recommended banget lah buat di masukin daftar bacaan kalian
Baca Semua Ulasan
Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

Sampai kapanpun akan seperti itu. "Arini ... semoga kamu bisa membuatku melupakannya! Kembalilah Arini!" gumam Arman pelan. Arman yang menatap foto Arini di ponselnya tak menyadari kalau air matanya mulai menetes. Segera setelah sadar, Arman hapus jejak air mata supaya orang tidak tahu. Saat ini dirinya masih berada di kantor, jangan sampai teman kantornya tahu kalau dirinya menangis. Drrt! Ponsel Arman bergetar, pertanda ada pesan masuk. Ternyata dari ibunya.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai arti don't cry
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status