ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa
Aku balik kanan kembali ke lantai bawah tak mau mengganggu istirahat hewan-hewan mungil itu.
Sementara Ardo tetap bermain laptop di kasur bawah, aku melenggang ke ranjang atas. Mungkin merebah sebentar dapat sedikit memadamkan bara di hati.
“Kemana aja, Ka? Kuliah, woi,” ucap Ardo sambil mengetuk ranjang dari bawah. Berarti Ardo tak diberi tahu semuanya oleh Ferdi, tapi baguslah.
“Biasa, tugas negara persilatan,” candaku. Sejenak pikiranku mengingat kejadian drama tadi. Aku menghela napas beberapa kali supaya bayangan ini segera lenyap.
ตอนยอดนิยม