SUAMI MISKINKU DI RUANG NASABAH PRIORITAS
Aku menggigit bibir, "bukannya ART itu mahal ya, Bu? Sayang 'kan uangnya."
"Halah gak apa-apa, yang penting ada yang bantuin kita," respon mertua santai sambil mengibaskan tangan di depan wajahnya.
Lagi, aku mengigit bibir.
"Bu, maaf nih ya sebelumnya. Emang sih kalau ada ART itu nanti kita jadi ada yang bantuin, tapi masalahnya, em ... dari mana kita dapat duit buat bayar gajinya nanti? Belum lagi kita harus bayar mahal sewa rumah ini. Jadinya 'kan dobel-dobel, Bu," ujarku panjang lebar.
Hot Chapters