Sistem Aura (Infinity)
Mendapati putranya wafat adalah musibah baginya, jelas itu lebih menyakitinya ketimbang artefak Cermin Safir yang hilang darinya.
Namun, alih-alih pergi ke Neraka, Arata dan Ken lebih memilih pergi keluar kamar. Tentu sebagai rasa simpatinya, Arata tidak melontarkan sepatah kata pun, meninggalkannya sendirian adalah cara yang tepat. Pengecualian bagi Ken yang sambil berjalan menuntut, “Harusnya kita tanyakan siapa yang sudah lebih dulu merampas artefak! Harusnya kita tanyakan ke mana para pelaku pergi!”