Rasa Yang Hilang
“Dulu aku juga berpikir, tapi setelah bertemu kalian pemikiran itu sudah tidak ada lagi. Menurutku, seseorang yang menyalahkan takdir hanya orang bodoh yang berbicara seolah-olah tau ending dari hidupnya. Mereka pasrah dan menganggap kepasrahan itu sudah takdirnya juga. Tidak ada makhluk yang tau alur takdir, itulah mengapa kita disuruh berusaha untuk mengetahuinya. Baik-buruknya nanti anggap saja itu hasil usaha kita, bukan menyalakan sesuatu yang tak terlihat tapi nyata.”
Erwin tersenyum. “Ya, kau benar.” Seperti biasa, Agina selalu punya argumen yang menyesatkan hidup. “Ngomong-ngomong, kapan terakhir kali aku menggendongmu seperti ini?”
“Iya-ya, aku sampai lupa. Tapi aku tidak pernah mel
Hot Chapters