DUA BELAS TAHUN TANPA KAMU
"Tidak usah diangkat!"
Tapi larangannya adalah perintah bagiku, kugeser layar hijau dan Mariana terbelalak melihatku dan Mas Arham dalam posisi paling mesra. Aku tersenyum dan mengejeknya, sementara ia terlihat membeku dari seberang sana. Meski hanya wajah kami yang terlihat tapi Mariana geram sekali. Dia memandangku dengan mata berkaca-kaca sementara Mas Arham tetap tidak menyadarinya karena ia menoleh ke arah lain. Mariana menggeram, kelopak matanya memicing tapi tatapannya tajam, lalu tanpa banyak bicara wanita mengakhiri panggilannya.
**
인기 회차