Angin di Antara Kita
Elis Z. Faidai just keep silent but it hurts artinyalirik tak terasa gelap pun jatuhsepertiga malamku kata kata tahajud cintalirik tak terbayang rintihan tangismu
Satu kata yang tak pernah cukup.
Nayla menatap punggungnya menjauh, seperti dulu. Seperti malam itu, ketika angin membawa pergi segalanya. Dan kini, sekali lagi, angin jadi saksi perpisahan yang mereka tidak pernah inginkan.
Malamnya, Nayla menulis di buku catatannya. Tangannya bergetar, matanya sembab.
“Kalau cinta ini hanya akan jadi angin… semoga ia tetap singgah di antara kita. Walau cuma sebentar. Walau hanya lewat. Aku akan tetap menunggu, sampai kapanpun.”
Beliebte Kapitel