Ibu Susu Untuk BOSKU
Tubuhnya terlihat sangat lemah, hampir seolah dia tak memiliki tenaga untuk bergerak.
Aku merasakan air mata menetes di pipiku saat mendekati tempat tidurnya. Angel menatapku dengan mata yang sayu, seolah mencoba mengenaliku. Suaraku tertahan di tenggorokan, dan aku berlutut di sampingnya, menggenggam tangannya yang kecil dan dingin. “Mama di sini, sayang.” bisikku pelan. “Kamu kuat, Angel. Kamu sangat kuat.”