KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Nonton apa, Khai? Serius banget,“ ujarnya sambil memangkas jarak di antara mereka.
Mendengar Aric yang menyapa dengan suara lembut dan ramah, membuat Naira menoleh dengan dada berdesir tak biasa.
Namun, ia segera menyadarkan diri. Lalu menegakkan punggungnya.
“Ini dramanya seru banget,“ katanya sambil menunjuk ke layar laptop.
“Oh ya?“ Tanpa ragu, Aric menarik kursi lain. Lalu ikut menekuri drama yang menampilkan beberapa orang menutup mata saat melihat seorang ibu tengah mengASIhi bayinya.
“Kalau di kita, boro-boro ngumpet. Yang ada dipelototin,“ komen Aric sambil tertawa geli. Naira mengangguk setuju.
Bab Populer