Aranjo
Entah mengapa, nama itu terasa penting baginya.
Hmmm, hari ini sama seperti kemarin sepi pembaca. Aranjo menyimpan kembali ponselnya ke dalam tas, saat busnya berhenti.
Aranjo turun dan membuka payung berwarna perak. Ya, itu adalah warna kesukaannya. Berjalan cepat, Aranjo menuju gedung perkantoran termegah di pusat kota. Arch Technology, ya itu adalah perusahaan di mana dirinya akan melakukan wawancara.
Hot Chapters