Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

Sandiwara kala aku pura-pura jadi Arga, bukanArgina. Aku tak ingin mendustai diri sendiri. Menjadi Argina terasamenyenangkan. Ada sensasi yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Menjadiidola dan digemari banyak orang. Orang di sini yang menyukai diriku, bukan yangmenceramahi tentang neraka atau kiamat makin dekat. Handeh, aku pusingdibuatnya. “Iya, Mama. Nggak usah melalui rekening, Ma. Ribet ke Atm.Mama ke sini aja.”
10113.5K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as arti regrets
Read
+Library
Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Terjerat Nafsu Kakak Tiri

Ia meraih kembali kemejanya yang sempat terlepas, lalu mengancingkannya satu per satu tanpa suara. Kanara terkesiap. Detik itu, baru ada reaksi. Jantungnya berdegup cepat. Apa yang sedang terjadi? "Arga... apa yang kau lakukan?" suaranya nyaris panik. "Kenapa berhenti?" Arga menoleh sekilas, tatapannya datar tapi mengandung sesuatu yang tajam. "Aku tidak ingin meniduri patung," ucapnya pelan, namun cukup menusuk.
1042.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as arti regrets
Read
+Library
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

Ia tidak akan membiarkan Martin—atau siapa pun—meremehkan kemampuannya dalam menjaga apa yang sudah ia klaim sebagai miliknya. Arthen memalingkan wajah dari pintu keluar, kembali menatap Lucia yang masih terlihat bingung di dekat konter. Langkahnya mendekat, kali ini dengan aura yang lebih intens dan posesif. "Lucia," panggil Arthen. Suaranya kini lebih rendah, lebih dalam, dan tidak menerima bantahan. Lucia mendongak, sedikit tersentak melihat sorot mata Arthen yang tampak jauh lebih keras dari biasanya. "I-iya, Arthen?"
101.6K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as arti regrets
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Sementara Galuh sedang beristirahat berusaha memulihkan diri. Saat bertarung melawan Galuh, Dewi Utari sangat brutal bahkan dia seperti tidak memiliki hati menyerang lawan berniat melenyapkannya. Tapi ketika berhadapan dengan Arga, entah mengapa sang Dewi Merasa bimbang bahkan dia tidak berani melayangkan serangan mematikan. Hal itu membuat Dewi Utari merasa bingung dan mulai bertanya-tanya siapa Arga. Wajahnya mirip sekali dengan Galuh, tapi tatapan pemuda itu mampu menusuk jantung Dewi Utari secara telak.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as arti regrets
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

"Oh, hai ..." Ratih menyunggingkan senyuman terbaik yang dia punya. Arimbi membuang muka, semampunya mengatur napas yang sudah tidak stabil. Wanita itu akan semakin berani kalau melihat Arimbi ketakutan. Sejak awal mengenalnya Arimbi memang sudah merasakan ada yang tidak beres dengan tunangan Angga. Malangnya dia malah bermain-main dengan api.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as arti regrets
Read
+Library
Liara

Liara

Kulit di bawah coretan itu terlihat memerah. "Belum terlalu bagus. Baru selesai tadi. Kau keberatan aku memiliki ini?" Liara tak mampu bersuara untuk beberapa. Ia tahu itu hanya tato. Tato bertuliskan namanya di tubuh Hagan. Namun, tidak mampu dikendalikan, perasaan Liara campur aduk karena itu. "Kenapa? Kenapa kau membuat ini? Tidak sakit?" Liara bisa merasakan matanya memanas. Perempuan itu merasa semakin tak karuan ketika dirinya diberi pelukan.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as arti regrets
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

"Baiklah, sistem, masukkan dua puluh poin VIP ke dalam pikiranku. Aku yakin bahwa memiliki pikiran yang lebih tajam dan mampu berpikir kritis akan bermanfaat dalam berbagai situasi." [Baik, tuan. Keinginanmu adalah perintah untukku!] [Pilihan bagus, tuan!] Arthur mengangguk dengan puas. Dia merasa senang karena telah mempersiapkan dirinya untuk sesuatu yang menantang dan baru. "Ini pasti akan menjadi malam yang panjang," ucapnya. [Nama: Arthur Gardner] [Saldo: 9.955.474.999.995 USD [Tubuh: 60 (Sangat Bagus)]
1062.8K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as arti regrets
Read
+Library
MISTERI KEMATIAN ART-KU

MISTERI KEMATIAN ART-KU

Apa penyebabnya? Beribu pertanyaan berkecamuk di benak, membuatku setengah limbung saat bergerak mengambil linggis untuk membuka pintu kamar asisten rumah tangga kami itu. 💌💌💌💌💌 Ning. Gadis berusia dua puluh satu tahun itu tampak sudah terbujur kaku dengan bibir berbusa saat akhirnya Mas Reno berhasil membuka paksa pintu kamar ART kami itu menggunakan linggis.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as arti regrets
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfen kepada Artur,Jeka dan Jeje "Baik guru saya undur diri untuk pergi ke kamar" Artur membuka buku yang di berikan oleh tuan Arfen tadi dan mulai membaca dan melihat gambar-gambar tehnik pedang di bab awal buku itu. "wahh ini sangat hebat aku akan praktek kan tehnik ini besok saat latihan" Artur terus membaca dan memahami setiap gerakan sampai dia tertidur dengan buku yang menutipi mukanya. Di kamar tuan Arfen melihat lukisan seorang prajurit yang gagah dengan baju zirah yang sangat bagus, tuan Arfen sangat sedih jika dia mengingat anaknya itu yang terbunuh saat melawan kerajaan Arkam.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as arti regrets
Read
+Library
Suamiku Gay?!

Suamiku Gay?!

katanya yang tak terdengar bersungguh-sungguh dan hal itu memuat Arga menggeram kesal. Arga menarik tengkuk Teresia kembali memagut bibir merah Teresia. Keduanya kembali terlibat dalam permainan bibir dan lidah. Tangan Teresia terangkat mengusap dada Arga. kemudian menarik pelan kaos Arga ke atas dan membukanya, Arga pun menerima saja saat Teresia melakukan hal tersebut. Dan di situlah Teresia bisa melihat sebuah tato abstrak di atas dada Arga, Tato dengan tulisan CIA yang tertera di atas dada Arga.
9.336.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as arti regrets
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status