ARJUNA
Mungkin bekas gincu dari para wanita malam di bar yang baru saja Papa kunjungi.
"Teh, kok baru pulang, tadi Mama nyariin," ucap Mbak Ayu, asisten rumah tangga di rumah Raina.
"Mbak Ayu bilang apa?"
"Paling Teh Raina lagi ada kelas malem, gitu."
Raina tersenyum simpul. Kemudian mengacungkan jempol ke arah Mbak Ayu. Mbak Ayu berumur pertengahan empat puluhan. Sudah mengabdikan diri sejak Raina masih sekolah dasar. Mbak Ayu adalah satu-satunya anggota keluarga yang menganggap Raina ada. Yang menyuapi Raina saat sakit, yang menutup telinga Raina rapat saat Papa dan Mamanya sedang bertengkar.
Hot Chapters