Pengantin Kedua Janardana
Pria berparas separuh luar negeri menekan tanda speaker, lalu meletakkan ponselnya ke meja.
"Ra, di sini ada Mas Tio," tukas Alvaro.
"Oh, ya. Hai, Mas Tio," papar Arudra dari seberang telepon.
"Hello, Arudra," balas Tio.
"Aku jadi deg-degan ngobrol langsung sama komisaris PG."
"Santai saja. Aku masih manusia, belum jadi dewa."
Arudra terkekeh Sementara Alvaro dan Tio mengulaskan senyuman. Setelah tawa Arudra berhenti, Alvaro menerangkan tujuannya menghubungi pria tersebut.
Hot Chapters