Resep Rahasia Sang Pecundang
Pedasnya menjadi lebih tajam, lebih menusuk, tetapi di baliknya, muncul lapisan-lapisan aroma lain: sedikit aroma manis dari bawang, aroma gurih yang dalam dari terasi bakar pilihan, dan jejak aroma sitrus yang segar entah dari mana.
Aroma itu tidak lagi hanya sekadar bau. Ia menjadi sebuah entitas, sebuah kehadiran fisik yang menyebar dari stasiun Radit. Para penonton di barisan depan mulai terbatuk kecil, mata mereka berair, tetapi mereka tidak bisa berpaling. Para koki lain mengernyit, mencoba mengidentifikasi sumber kekuatan aroma yang begitu brutal itu.
“Apa-apaan ini?” desis seorang koki di sebelah Radit, kipas angin kecil di stasiunnya seolah tak berdaya melawan gelombang aroma itu.
Bab Populer