Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku
Tak sampai lima menit, dua mangkuk soto panas sudah terhidang di meja lengkap dengan kerupuk dan segelas teh manis hangat.
“Silakan, Mbaknya dulu,” ujar pelayan sambil meletakkan mangkuk soto di depan Abel dengan penuh hormat, seolah dia pelanggan VIP.
Abel tersenyum canggung. “Makasih...” ucapnya pelan.
Ia mencicipi kuahnya perlahan, dan matanya langsung membulat. “Enak banget…”
Abian melirik singkat, lalu menyendok sotonya sendiri. “Makanya, jangan cuma minum air doang buat sarapan.”