SAHABATKU DI RUMAH MERTUA
Senyuman getir terukir
“Pokoknya, kamu nggak boleh tidur sama perempuan yang belum sah menjadi istrimu, Ko. Jangan juga berpikiran untuk merebut istri orang lain hanya demi kamu yang merasa sangat mencintainya. Pokoknya, kamu harus bahagia dengan perempuan baik-baik, Ko.”
“Iya, Iya! Kalau kamu besok keluar dari kerjaan ini, aku bakal tenang karena nggak ada lagi yang cerewet begini, Lid. Telingaku sampai sakit tahu!” Riko terkekeh. Ia berusaha membuang rasa tidak nyaman yang sempat datang.
“Nggak percaya! Kamu pasti bakal kehilangan temanmu ini.”
Bab Populer