Behind Her Pride
bisik Karel, Alessa tersentak namun hanya tersenyum saja dengan keisengan Karel itu.
“Kalian sedang mengerjakan apa?” tanya Jaydan setelah melihat dua laptop Angel dan Alessa.
“Ah, aku sedang membuat proposal pengembangan usaha untuk kedai ibu. Rencananya akan dikirim ke perusahaan Angel.”
“Oh, ya? Menarik sekali, semoga berhasil, Al,” kata Jaydan tulus.
“Iya, terima kasih, Jaydan.”
“Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu mau mengembangkan usahamu, Al? Aku bisa minta tolong Papa untuk membantu kedai ibumu. Mau kukenalkan pada Papaku tidak?”
Sikat na Kabanata