Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AFTERFALL

AFTERFALL

𝙳𝚄𝚂𝙺𝙾𝙵𝙴𝚈𝙴 𝙿𝚁𝙴𝚂𝙴𝙽𝚃𝙸𝙽𝙶 【AFTERFALL】
108.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 225 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Daun itu terbuat dari kilauan logam dan debu waktu—setiap uratnya memantulkan fragmen masa lalu yang berbeda: peperangan, kelahiran, cinta, dan kehilangan. “Itu,” kata suara Jagat, “adalah Lembaran Awal. Tempat semua makna baru ditulis.” Aaron dan Ilham melangkah mendekat. Cahaya dari daun raksasa itu menyinari wajah mereka, membuat bayangan tubuh mereka pecah menjadi ribuan partikel kecil—setiap partikel memantulkan kisah kecil yang pernah mereka jalani. Aaron menyentuh udara di depannya. “Apakah ini… tempat kami menulis pilihan terakhir?”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Our Destiny

Our Destiny

Yoochun menghela nafas lelah, mengusap kasar wajahnya. Bryan menghela napasnya pasrah. Dia menyandarkan tubuhnya di atas kursi yang dia duduki. Matanya terpejam sebentar sebelum dia buka lagi. "Iyu bukan lagi gosip, tapi memang benar adanya." "Mau sampai kapan kau seperti ini Bry, ini sudah 11 tahun berlalu, Hyesun adalah gadis yang baik, apa kau tega melukainya."
9.93.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Akibat buruk yang tidak cuma menimpa manusia, tetapi juga seluruh ciptaan! Keras trofi kosmis ini secara dramatis dituliskan oleh Jhon Milton dalam sajaknya Paradise Lost sebagi berikut( ia membuka buku itu dan menjelaskannya). " Bumi terluka, dari tempat duduknya, alam mengeluh panjang. Melalui seluruh penampilannya, ia memasang tanda duka. Bahwa semuanya musnah sudah. Segalanya."
105.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Deadly Ash

Deadly Ash

Mereka hanya bisa berharap dan menunggu Ashley dewasa untuk kembali ke rumah Keluarga Rider. Puas dengan buah delima, sekarang Ashley mendengarkan semua penjelasan orang tua dari awal hingga akhir. "Mama akan menjelaskan asal usul kekuatan abu kematian." Stanley berdeham sebelum cerita. "Berawal dari adanya janji yang belum terpenuhi, lalu orang tersebut meninggal, dan jasadnya dikremasi atau dibakar. Abu tersebut bisa menjadi kekuatan untuk melindungi diri maupun orang lain."
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 166 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

Meskipun gemetaran, ia berusaha untuk memakai jurusnya. “Chaos.” Makhluk yang ada di depannya itu pun meledak. Benar-benar meledak di hadapannya. Setelah menghancurkan Arias, Pilav terjatuh di sebelahnya. *** Kehangatan. Benar. Dia adalah kehangatan bagiku. Meski api telah melahap kerajaanku, api miliknya berhasil memadamkannya. Bahkan, hanya dengan keberadaan energinya, aku bisa merasa aman.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 143 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Long Tian melepaskan segel napas terakhir dari fragmen jiwa Dewa Kuno. BOOMMM! Gelombang energi emas yang sangat dahsyat meledak dari tubuhnya, menciptakan pilar cahaya yang menembus awan dan menerangi seluruh wilayah Lembah Kematian Hitam. Tekanan energi tersebut begitu besar sehingga burung raksasa bersayap logam yang ditunggangi oleh para tetua itu kehilangan kontrol dan jatuh terhempas ke tanah.
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 312 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Dia lebih suka jemarinya menari di atas keyboard, membuat sebuah karya yang akan disukai banyak orang. Sudut bibir Sena terangkat saat satu chapter selesai dia ketik. Dia sedang membuat novel baru. Novel lamanya memang belum selesai dia buat, tapi ide baru kini datang bermunculan. Tepatnya setelah kejadian dia melihat rumah hantu yang kini berpenghuni. Kejadian itu memberi Sena sebuah ide.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 169 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dari balik awan merah itu, muncul suara yang menggetarkan bumi: “Tiga luka telah dibuka. Tiga kunci telah bersatu. Sekarang… saatnya membuka Pintu.” Dan jauh di tempat para penjaga jubah perak berdiri, pohon-pohon hancur. Tanah terbelah. Sebuah celah hitam terbuka dari perut bumi— lebar, dalam, dan dari dalamnya, keluar suara yang tidak berasal dari dunia ini. “Akhir belum datang. Tapi awal kehancuran… sudah dimulai.”
102.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 78 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

"Ucapkan selamat tinggal pada naskahmu, Arshaka. Bab ini ... selesai." Srat! Kepala Arshaka terlepas dari bahunya, namun bukannya darah, ribuan lembar kertas emas berhamburan dari lehernya. Tubuhnya perlahan memudar, meninggalkan sebuah pena perak besar yang jatuh ke lantai. Kael mengambil pena itu, merasakannya berdenyut dengan kekuatan penciptaan yang murni.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang ashes of creation
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status