Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aftermath

Aftermath

Jihan masih tak percaya, kini ia takkan lagi menemukan adiknya yang terlelap di sana. Ia berjalan perlahan masuk ke kamar mendiang adiknya. Meresapi setiap aroma yang masih tertinggal. Matanya menyapu ke seluruh penjuru ruangan. Ditemukannya sebuah buku di atas meja belajar milik Jihan. Ia membuka buku bersampul jingga tersebut. Kawat yang dipakai untuk menjilidnya sudah berkarat. Kertasnya sudah rapuh terkena air hujan. Tulisan-tulisan di dalamnya sudah luntur, tidak terlalu jelas untuk dibaca. Tapi ada beberapa tulisan yang masih utuh. Jihan menduga tulisan itu ditulis menggunakan spidol waterproof. Isinya hanya catatan pelajaran. Di antara aksara-aksara yang masih dapat terbaca itu, ada s
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
ETERNITY

ETERNITY

Aleka membuka sepatu high heels yang ia kenakan. Kemudian melihat tumitnya yang kemerahan. Aleka yakin jika iya berjalan 5 menit lagi menggunakan sepatu high heels itu, ia yakin lecet dikakinya akan sampai berdarah. Aleka berdiri dan berjalan menuju kursinya dengan menenteng sepatunya itu. Kelas sedang kosong karena ini adalah jam olahraga jadi semua sedang berada dilapang outdoor. Aleka mengeluarkan tumblrnya dan segera meminum airnya. Aleka membuka blazernya dan membuka sampul pita dilehernya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

Kataku sambil berlari ke arahnya dan kucengkram bahunya lalu kulempar tubuhnya ke lantai. Azazel terbelalak menahan sakitnya, tapi dia langsung kembali berdiri dan menciptakan sayap dengan elemen angin. Aku sudah bisa membaca gerakannya, ketika dia ingin pergi melarikan diri, aku menciptakan pohon-pohon besar dengan akar-akarnya yang kuat. Akar-akar itu dengan cepat mengejar kemanapun Azazel bergerak hingga berhasil menangkapnya.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai ashes of creation
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Baca Semua Ulasan
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Awan hitam tersibak, dan sinar elemen bersinar menembus langit, terlihat dari seluruh penjuru Bumi. Catherine mengendalikan tanah, menciptakan tiang-tiang batu raksasa yang menjulang dari dalam bumi. Laxia menumbuhkan hutan raksasa hanya dalam hitungan detik, pohon-pohon kolosal menjulang tinggi. Ravina dan Namira menciptakan badai listrik dan benteng logam yang mengilap. Evelyn menyebarkan kabut kegelapan yang menelan sinar, namun tetap indah bercahaya saat Lilian menyeimbangkannya dengan gelombang cahaya suci.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

AKU ADALAH PEMILIKNYA, DAN KAU HANYALAH SAMPAH WAKTU YANG MENCOBA MENCURINYA DARIKU! Dengan satu tebasan terakhir yang menggabungkan seluruh keberadaan mereka, The End-Bringer terbelah dua. Sosok raksasa itu melolong, sebuah suara yang menandakan runtuhnya satu kemungkinan masa depan yang gelap. Saat ia hancur, ribuan galaksi mati yang membentuk tubuhnya meledak, melepaskan kembali energi kehidupan ke semesta. Namun, harga yang harus dibayar sangatlah mahal.
10844 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Anjungan Leviathan – Satu Jam Kemudian Kami kembali ke atas tepat waktu untuk melihat pemandangan yang akan menghantui mimpi kami selamanya. Kabut abu-abu Arus Mati menipis dan menghilang, digantikan oleh langit merah darah yang redup. Di depan kami, menjulang garis pantai Kekaisaran Ashvellan. Itu bukan pantai berpasir. Itu adalah dinding tebing vulkanik hitam yang bergerigi, setinggi ratusan meter, seolah-olah bumi sendiri telah memuntahkan isinya dan membeku.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Sekarang aku menyadari mengapa Ratu Samirana menceritakan hal ini hari ini. Ia ingin aku dan Ashlyn tahu dan memahami sejarah dunia tempat kami berada saat ini. Aku mengangguk padanya penuh terima kasih. Ia membalasnya dengan anggukan dan senyuman hangat. “Lalu, enam ratus tahun kemudian, Tuhan mengambil tanah pilihan yang berada jauh dalam lindungan akar Pohon Zurine, yang telah terbasuh mata air yang mengalir di sela akar Pohon Zurine dan membentuknya dalam tempaan api inti dunia ini. Dengan perlindungan dari kokohnya Pohon Zurine, Penciptaan ini terjadi. Saat tercipta bentuk yang sempurna, Tuhan menghembuskan cahaya dan jiwa ke dalamnya sehingga terciptalah Keijo dan Pezia, sepasang peri
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

𝙳𝚄𝚂𝙺𝙾𝙵𝙴𝚈𝙴 𝙿𝚁𝙴𝚂𝙴𝙽𝚃𝙸𝙽𝙶 【AFTERFALL】
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Daun itu terbuat dari kilauan logam dan debu waktu—setiap uratnya memantulkan fragmen masa lalu yang berbeda: peperangan, kelahiran, cinta, dan kehilangan. “Itu,” kata suara Jagat, “adalah Lembaran Awal. Tempat semua makna baru ditulis.” Aaron dan Ilham melangkah mendekat. Cahaya dari daun raksasa itu menyinari wajah mereka, membuat bayangan tubuh mereka pecah menjadi ribuan partikel kecil—setiap partikel memantulkan kisah kecil yang pernah mereka jalani. Aaron menyentuh udara di depannya. “Apakah ini… tempat kami menulis pilihan terakhir?”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Deadly Ash

Deadly Ash

Mereka hanya bisa berharap dan menunggu Ashley dewasa untuk kembali ke rumah Keluarga Rider. Puas dengan buah delima, sekarang Ashley mendengarkan semua penjelasan orang tua dari awal hingga akhir. "Mama akan menjelaskan asal usul kekuatan abu kematian." Stanley berdeham sebelum cerita. "Berawal dari adanya janji yang belum terpenuhi, lalu orang tersebut meninggal, dan jasadnya dikremasi atau dibakar. Abu tersebut bisa menjadi kekuatan untuk melindungi diri maupun orang lain."
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai ashes of creation
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status